Rabu, 3 Maret 2021
20 Rajab 1442 H
Home / Ekbis / Profesi Juru Sembelih Halal Kini Dibutuhkan Dalam dan Luar Negeri
Foto dok. Pexels
Juleha di Indonesia memiliki peluang kerja secara global

Sharianews.com, Jakarta - Menilik tren perkembangan industri halal dunia yang semakin maju, Juru Sembelih Halal atau biasa disingkat Juleha kini menjadi profesi yang dibutuhkan oleh industri halal tak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri.

Hal ini, menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Sukoso, menjadikan Juleha di Indonesia memiliki peluang kerja secara global untuk memenuhi kebutuhan industri halal yang terus berkembang.

Sebagaimana diketahui, sejumlah negara mengembangkan industri daging halal sekalipun masyarakat Muslim di negara itu minoritas, seperti di Selandia Baru, Australia, Brazil, India, dan lainnya.

"Karena itu, Juleha kita juga perlu menguasai bahasa asing seperti misalnya Bahasa Inggris, sehingga dapat bekerja di mana-mana dan ini adalah peluang tenaga kerja," imbuh Sukoso, baru-baru ini.

Untuk itu, sebagai upaya pengembangan Juleha, Sukoso menyarankan agar lembaga  Juleha Indonesia segera menjalin MoU kerja sama dalam Jaminan Produk Halal (JPH) dengan BPJPH. Dengan kerja sama itu, selanjutnya dapat dilakukan sejumlah upaya di antaranya seperti pengembangan kurikulum, sekaligus mengenal dan memahami regulasi JPH dan proses sertifikasi halal dengan baik.

"Bisa bersama-sama menyusun paket kurikulumnya, sambil mengenali proses sertifikasi halal. Karena daging yang disembelih harusnya disertifikasi. Jadi tempatnya juga memenuhi, orangnya juga memenuhi, dan produknya bersertifikat halal," tambahnya.

Sukoso menambahkan, saat ini telah ada Standar Kompetensi Kerja Khusus bagi juleha sebagaimana yang telah dimiliki Halal Institute. Pihaknya selanjutnya mengupayakan terwujudnya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi profesi juleha ini, agar pengembangan juleha dapat dilakukan secara optimal.

Rep. Aldiansyah Nurrahman