Sharianews | Produk Taiwan Ramaikan Jogja Halal Festival 
Kamis, 18 Oktober 2018 / 08 Ṣafar 1440

Produk Taiwan Ramaikan Jogja Halal Festival 

Jumat, 12 Oktober 2018 08:10
Produk Taiwan Ramaikan Jogja Halal Festival 
FOTO | Dok. heri.sharianews.com

Sertifikat halal MUI di Taiwan, bermanfaat bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ada di Taiwan. Mereka dapat dengan mudah mendapatkan makanan halal di Taiwan seperti teh, susu, kosmetik.

Sharianews.com, Yogyakarta. Jogja Halal Festival (JHF) menampilkan peserta berbagai usaha dan produk yang halal. Namun di antara peserta dalam negeri ada juga peserta dari Taiwan yang memperkenalkan produk-produk halalnya.

“Kita memperkenalkan produk yang sudah mendapatkan label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Label halal itu telah kita peroleh dengan menghadirkan Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin ke Taiwan beberapa waktu lalu," kata Jill Lin, CEO Sincung Halal for Taiwan Co.Ltd di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Kamis (11/10/2018). 
 
Dijelaskan Jill, sudah ada 24 perusahaan makanan dan kosmetik yang telah mendapatkan sertifikat halal MUI. “Makanan dan kosmetik ini yang kami perkenalkan pada pameran ini. Kami mengharapkan dapat sambutan baik dari masyarakat Indonesia,”harap Lin. 
 
 
 
Selama ini, tambah Lin, adanya sertifikat halal ini juga bermanfaat bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ada di Taiwan. Mereka dapat dengan mudah mendapatkan makanan halal di Taiwan seperti teh, susu, kosmetik.
 
Sementara Mursida Rambe, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Daerah Istimewa Yogyakarta (MES DIY) mengatakan JHF ini menampilkan berbagai produk halal. Di antaranya, lembaga keuangan syariah, lembaga pendidikan dan buku Islam, rumah sakit Islam, kosmetik halal, travel dan umroh, wedding event organizer, hijab dan muslim fashion, halal food, dan produk-produk halal dari usaha kecil menengah (UKM). 
 
Lebih lanjut Mursida mengatakan, potensi ekonomi syariah di DIY dan Indonesia sangat besar, termasuk wisata halal. JHF yang pertama kali digelar ini diharapkan bisa menggugah dan mempercepat terwujudnya masyarakat syariah. Sehingga halal bukan menjadi kebutuhan tetapi akan menjadi gaya hidup.
 
“Melalui JHF diharapkan konsep halal dapat tersosialisasikan dan teredukasikan kepada masyarakat. Masyarakat akan lebih tahu dan sadar akan pentingnya produk halal,” tandas Mursida.(*)  
Heri Purwata


KOMENTAR

Login untuk komentar