Jumat, 22 Maret 2019
16 Rajab 1440 H
x
Amaiya Zafar sedang berlatih tinju. (Dok/foto Mashable)
Dimana pernyataan tersebut memberikan angin segar bagi para petinju muslimah, sebab mereka diperbolehkan mengenakan hijab pada setiap pertarungan resmi.

Sharianews.com, Dalam dunia cabang olahraga tinju perempuan nama Amaiya Zafar dan Zeina Nassar mungkin tidak asing di telinga para pecinta tinju.

Amaiya Zafar, seorang remaja 16 tahun asal Amerika Serikat yang berpartisipasi dalam kompetisi USA Boxing dan Zeina Nassar asal Jerman yang telah menjuarai Berlin Boxchampionship selama lima kali berturut-turut, kerap menjadi sorotan publik karena mengenakan hijab.

Pasalnya berbeda dengan cabang olahraga lain seperti bola voli, taekwondo, karate, pagar, dan bola basket yang tidak mempermasalahkan penggunaan hijab bagi muslimah. Tetapi dalam cabang pertinjuan ini, hijab menjadi isu yang sempat dipermasalahkan.

Melihat hal tersebut, pada Rabu (13/02/19) kemarin Komite Eksekutif AIBA (Asosiasi Tinju Internasional) melakukan pertemuan di Istanbul, Turki dan menghasilkan sebuah pernyataan baru.

Dimana pernyataan tersebut memberikan angin segar bagi para petinju muslimah, sebab mereka diperbolehkan mengenakan hijab pada setiap pertarungan resmi. 

"Hijab atau kerudung penutup kepala bisa digunakan oleh setiap atlet wanita, jika mereka mau, dengan alasan agama." demikian pernyataan resmi AIBA, sebagaimana dilansir Mehr News pada Kamis (14/2). 

Terkait perubahan aturan itu, dikonfirmasi setelah AIBA memperbarui pedoman seragamnya. 

Pedoman baru juga menampilkan aturan bahwa pakaian petinju dapat mencakup warna bendera dari negara masing-masing.

Perubahan kebijakan AIBA tentang hijab yang dikenakan wanita muslimah ini, karena memang AIBA mencoba mengikuti kebijakan federasi olahraga lain yang mengatur penggunaan hijab selama kompetisi internasional. 

Adanya kebijakan baru itu maka kejadian yang menimpa Amaiya Zafar beberapa lalu tidak akan terulang lagi. Dimana pada Sugar Bert Tournament di Kissimmee, Florida, dia didiskualifikasi akibat penggunaan hijab dan kaos panjang yang menutup lengan dan kakinya.

Reporte: Fathia Editor: Munir