Minggu, 20 Oktober 2019
21 Ṣafar 1441 H
Home / Ziswaf / Petani Binaan DD Jabar Turut Sumbang Hasil Tani dalam Bingkisan Daging
Petani binaan dompet dhuafa Bandung. Foto/dok.dompetdhuafa
Kabupaten Bandung Barat mendapatkan tambahan sayuran berupa tomat  cerry dan tomat apel pada Hari Tasyrik kedua Iduladha.

Sharianews.com, Bandung ~ Selain mendapatkan daging kurban, para penerima manfaat program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa Jabar di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat mendapatkan tambahan sayuran berupa tomat  cerry dan tomat apel pada Hari Tasyrik kedua Iduladha.

Tomat tersebut berasal dari hasil garapan para petani program Desa Tani Dompet Dhuafa Jabar di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Para petani binaan Dompet Dhuafa Jabar tersebut seakan tak mau ketinggalan untuk berbagi di momen Iduladha ini. Mereka bersedekah hasil tani mereka ke dalam bingkisan daging kurban.

“Kami petani inginnya juga turut berkurban. Tapi tahun ini karena belum rezekinya, kami ingin ikut berkurban dengan hasil panen kami. Semoga ini menjadi ladang amal kami dalam berbagi di momen Iduladha ini,” ujar Dadan Kartiwa, salah seorang petani binaan Dompet Dhuafa Jabar, dalam keterangan tertulis, Rabu (14/8).

Di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Dadan menjadi tim pemotongan dan distribusi program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa Jabar tahun ini. Dadan dan tim mendistribusikan paket daging kurban dan sayuran kepada 395 kepala keluarga duafa Desa Cibodas.

Bandung Barat menjadi satu dari 15 wilayah lainnya di Jawa Barat yang menjadi lokasi distribusi daging kurban dari para donatur. Keempat belas wilayah lainnya adalah Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, dan Kota Cirebon.

“Alhamdulillah tahun ini kami mendistribusikan daging kurban kepada lebih dari 8.600 kepala keluarga di 51 desa/kelurahan, di 15 kota/kabupaten, di Jawa Barat,” ujar Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jabar, Andriansyah.

Lebih lanjut Andriansyah menjelaskan, dalam distribusi paket daging kurban, Dompet Dhuafa Jabar mencoba menerapkan eco packaging dalam pendistribusian daging kurban untuk masyarakat.

“Selain penyediaannya yang murah dan terjangkau, tentu packaging dengan bahan alami sangat baik untuk lingkungan. Berbanding terbalik jika masih menggunakan plastik atau bahan-bahan lainnya yang sulit terurai oleh bumi,” terang Andriansyah.

Di wilayah Kabupaten Cirebon, Dompet Dhuafa Jabar menggunakan daun jati sebagai pembungkus daging. Sedangkan di wilayah Kabupaten Purwakarta, Dompet Dhuafa Jabar menggunakan bongsang, yaitu wadah berbentuk keranjang yang terbuat dari serat bambu.

“Semuanya ini dilakukan dalam rangka memelihara bumi kita, dengan menghindari bahan plastik yang sulit terurai. Walaupun mungkin belum semua bisa menerapkan eco packaging, tentu ini awalan yang baik untuk lebih menjaga bumi kita tercinta ini,” pungkas Andriansyah. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo