Jumat, 23 April 2021
12 Ramadan 1442 H
Home / Lifestyle / Pesantren Punya Tiga Potensi dalam Kemandirian Ekonomi Umat
Berbagai pihak tengah berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren

Sharianews.com, Jakarta - Berbagai pihak tengah berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren, mulai dari Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, hingga Kementerian Agama (Kemenag).

Pesantren memang memiliki potensi kemandirian ekonomi, setidaknya menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, pesantren memiliki tiga potensi.

"Setidaknya ada tiga potensi besar yang dimiliki oleh pondok pesantren dalam perannya memandirikan ekonomi umat," ujarnya, dalam Milad Pesantren Motivasi Indonesia ke-9 yang digelar secara virtual, Minggu (28/02).

Pertama, potensi itu ada dalam diri santri mengingat santri jumlahnya luar biasa. Jumlah yang sangat banyak itu bisa menjadi modal luar biasa memandirikan umat.

Kedua, peran pondok pesantren sebagai penghubung masyarakat sekitar. Pesantren bisa menjadi penghubung antara Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pesantren dengan pasar dan konsumen.

Potensi ketiga, peran pesantren dalam pengumpulan zakat dan wakaf umat. Selama ini, pesantren menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya oleh masyarakat, termasuk dalam pengelolaan zakat dan wakaf. 

Tiga potensi yang dimiliki ini, disebut Yaqut, sangat berpotensi untuk menciptakan kemandirian ekonomi pesantren dan membangun kekuatan ekonomi umat.

"Bila potensi ini dioptimalkan maka  kemandirian ekonomi tidak hanya menyejahterakan pesantren, tapi masyarakat sekitar," pungkas dia.

Rep. Aldiansyah Nurrahman