Jumat, 27 November 2020
12 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Ekbis / Pesantren Diharapkan Berkontribusi dalam Kebangkitan UMKM
Foto dok. Sharianews
Akselerasi Ekonomi Kerakyatan berbasis Pesantren dan Komunitas ini merefleksikan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan kesejahteraan

Sharianews.com, Jakarta - Kementerian Agama mendukung program Akselerasi Kerakyatan Berbasis Pesantren dan Komunitas. Program yang dimotori Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini, diresmikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin bertepatan dengan Hari Santri Nasional, 20 Oktober 2020.

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan Akselerasi Ekonomi Kerakyatan berbasis Pesantren dan Komunitas ini merefleksikan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Menteri Keuangan selaku Sekretaris KNEKS Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim.

Saat ini berdasarkan data KNEKS terdapat 28.194 pesantren dengan 18 juta santri yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, ekonomi syariah, dan UMKM. Pesantren tersebar luar di Nusantara, lahir mandiri, dan umumnya dibangun dengan swadaya masyarakat diharapkan dapat memberikan layanan terintegrasi. Mulai dari layanan pendidikan, lembaga dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

“Melalui program ini diharapkan pesantren dapat berkontribusi dalam kebangkitan UMKM dan mempercepat pemulihan  ekonomi  nasional,” tutur Fachrul, saat menghadiri peresmian program secara virtual, Kamis (22/10).

Selanjutnya, pengembangan keuangan syariah di pesantren akan dilakukan melalui Bank Wakaf Mikro (BWM) dan Baitul Maal Wat-Tamwil (BMT). Penguatan kewirausahaan santri (santripreneur) juga menjadi bagian yang akan dilakukan.

Fachrul menambahkan, pesantren tidak diragukan merupakan institusi pendidikan anak bangsa yang memiliki keunggulan untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas, produktif, dan mandiri.

“Dengan membekali keterampilan kewirausahaan kepada santri, kita harapkan selanjutnya mereka dapat menjadi penggerak bagi kehidupan ekonomi komunitasnya,” lanjutnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman