Minggu, 27 September 2020
10 Ṣafar 1442 H
Home / Keuangan / Perluas Layanan Pembiayaan KPR, Mandiri Syariah dan BTN Syariah Bersinergi
Kemitraan yang dijalin akan menyatukan kompetensi utama dari BTN maupun Mandiri syariah

Sharianews.com, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara  (Persero) Tbk dalam hal ini Unit Usaha Syariah atau BTN Syariah dan Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menjalin sinergi dalam rangka memperluas layanan Pembiayaan Kepemilikan Perumahan  (KPR).

Untuk memperkuat sinergi tersebut, BTN Syariah dan Mandiri Syariah menandatangani Nota kesepahaman perihal kerja sama  produk keuangan syariah (joint financing, joint acquisition, optimalisasi customer base, edukasi, serta kerjasama bisnis jangka panjang lainnya), di Jakarta, Selasa (11/8).

Direktur Operation, IT and Digital Banking Bank BTN Andi Nirwoto mengatakan kemitraan yang dijalin akan menyatukan kompetensi utama dari BTN maupun Mandiri syariah karena dalam kerjasama ini dapat memberikan produk pelayanan yang lebih baik, efektif, efisien dan luas kepada nasabah.

Adapun kompetensi utama BTN Syariah adalah pemimpin pasar di segmen pembiayaan perumahan, dengan kemitraan yang kuat dengan para developer perumahan yang dapat disinergikan dengan kompetensi utama dari Mandiri Syariah, seperti infrastruktur IT, jaringan distribusi yang luas di seluruh Indonesia dan likuiditas yang kuat untuk memastikan ekspansi pembiayaan lebih luas.

“Sebagai langkah awal sinergi Perbankan Syariah, BTN Syariah dan Mandiri Syariah akan melakukan customer Asset Purchase (CPA) dimana pada sisi BTN akan mendapatkan fresh fund untuk penyaluran pembiayaan Syariah dengan lebih agresif dan mengurangi mismatch antara long term funding dan long term financing,” jelasnya menegaskan.

Di sisi lain, dengan sinergi yang produktif ini, BTN Syariah optimistis dapat mencapai target bisnisnya tahun ini, diantaranya target pembiayaan sebesar Rp24,6 triliun. Adapun per semester I, pertumbuhan pembiayaan BTN syariah mencapai sebesar 3,07 persen year on year (yoy) menjadi Rp23,88 triliun pada semester I/2020.

Andi menambahkan, bahwa tujuan yang tak kalah penting dari sinergi ini adalah untuk meningkatkan peranan bank syariah dalam peningkatan literasi keuangan Syariah sesuai amanah Pemerintah Republik Indonesia sehingga berdampak pada perekonomian nasional.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari juga menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi bisnis, saat ini merupakan sebuah keharusan.

‘’Setiap perusahaan memiliki core competence. Sampai dengan Juni 2020 Mandiri Syariah memiliki kekuatan DPK (Dana Pihak Ketiga) yang sangat baik khususnya tabungan yang mencapai Rp42,52 triliun atau tumbuh 17,04 persen yoy. Hal Ini menyebabkan Mandiri Syariah memiliki kekuatan likuiditas yang bisa disinergikan dengan BTN syariah. Kerjasama ini juga implementasi core values BUMN yaitu AKHLAK khususnya poin terkait kolaboratif,” tutur Tony.

Direktur Finance, Strategy and Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho menambahkan meskipun di tengah pandemi Covid-19, pembiayaan retail dapat tumbuh dengan baik dengan kualitas tetap terjaga di level 1,1 persen karena fokus tumbuh pada target segmen dan pembiayaan KPR posisi Juni 2020 masih dapat tumbuh positif sebesar 11,8 persen yoy sehingga dapat mempertahankan tren positif selama tiga tahun terakhir dengan penguasaan pangsa pasar syariah yang mencapai 12 persen.

“Oleh sebab itu, kami pun percaya bahwa kerja sama ini akan semakin meng-akselerasi market share produk pembiayaan rumah syariah di Indonesia yang saat ini baru berada pada kisaran 17 persen terhadap industri KPR nasional, sekaligus mendukung Pemerintah dalam program Sejuta Rumah,” papar Ade.

Disisi lain, benefit bagi nasabah adalah mendapatkan akses produk KPR Syariah secara lebih mudah dengan pricing yang lebih kompetitif. Selain itu, sinergi antara institusi keuangan syariah ini diharapkan juga dapat mempercepat pemulihan perekonomian nasional dari pandemi Covid-19 ini.

Penandatanganan nota kesepahaman kerja sama ini dilakukan secara virtual oleh Direktur Operation, IT and Digital Banking Bank BTN, Andi Nirwoto dan Direktur Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho disaksikan oleh Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari, Direktur Risk Management Mandiri Syariah Tiwul Widyastuti, SEVP Mandiri Syariah Wawan Setiawan dan Kepala Divisi Syariah Business Division BTN Alex Sofjan Noor

Rep. Aldiansyah Nurrahman