Sabtu, 4 Februari 2023
14 Rajab 1444 H
Home / Keuangan / Perbankan Syariah Dukung Program Pengembangan Satu Juta Rumah
-
Untuk memaksimalkan peran dan membangun capacity building Bank Syariah dalam menyalurkan modal kerja konstruksi perumahan syariah kepada pengembang, SMF meluncurkan Standar Prosedur Operasi Pembiayaan Modal Kerja Konstruksi (SPO PMK) Perumahan Syariah.

Untuk memaksimalkan peran dan membangun capacity building Bank Syariah dalam menyalurkan modal kerja konstruksi perumahan syariah kepada pengembang, SMF meluncurkan Standar Prosedur Operasi Pembiayaan Modal Kerja Konstruksi (SPO PMK) Perumahan Syariah.

Sharianews.com, Jakarta Direktur Utama PT. Sarana Multiguna Finansial ( Persero) (SMF), Ananta Wiyogo mengatakan, Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi besar bagi industri keuangan syariah, dengan komposisi demografis dan pertumbuhan ekonomi yang cukup menjanjikan.

Menurutnya, tingginya kebutuhan akan perumahan merupakan pangsa pasar yang besar bagi Bank Syariah, khususnya dalam memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.

Karenanya, dalam rangka  memaksimalkan peran dan membangun capacity building Bank Syariah dalam menyalurkan modal kerja konstruksi perumahan syariah kepada pengembang, SMF meluncurkan Standar Prosedur Operasi Pembiayaan Modal Kerja Konstruksi (SPO PMK) Perumahan Syariah, di Ballroom Aryaduta Hotel, Jakarta, Senin (23/7).

Peluncuran SPO tersebut ditandai dengan penyerahan SPO oleh Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, kepada Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Lana Winayanti.

Kemudian, dilanjutkan dengan serah terima SPO dari Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Lana Winayanti kepada Pengurus Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) yang disaksikan oleh Kepala Departemen Perbankan Syariah, OJK, Ahmad Soekro Tratmono.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan bahwa tujuan dari SOP PMK Perumahan Syariah adalah mendorong peningkatan volume pembiayaan perumahan syariah melalui terciptanya sinergi antara Bank Syariah Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR), dan Pengembang.

Sukseskan Program Satu Juta Rumah 

Ananta mengatakan bahwa baik bank penyalur PPR syariah maupun Pengembang,  sama-sama memiliki  peranan penting dalam menyukseskan Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Pemerintah, dimana Bank Syariah berperan menyalurkan pembiayaan. Sementara,  Pengembang berperan menjaga ketersediaan pasokan rumah untuk kebutuhan masyarakat.

“Kami melihat pentingnya peran Bank Syariah dalam memberikan dukungan pembiayaan bagi pengembang dalam menyediakan perumahan melalui produk yang sesuai prinsip syariah, sehingga masalah pemenuhan modal kerja yang dihadapi oleh para pengembang dapat teratasi. Pada gilirannya  ini dapat mengatasi backlog kebutuhan rumah secara nasional,”kata Ananta di Aryaduta Hotel Jakarta, Senin 23 Juli 2018.

Pada kesempatan tersebut, Ananta juga menjelaskan bahwa dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas penyaluran PPR Syariah di Indonesia, sejak awal berdirinya, SMF telah mengalirkan dana dari pasar modal ke Penyalur PPR sampai dengan 30 Juni 2018 kumulatif mencapai Rp41,97triliun.

Terdiri dari pembiayaan sebesar Rp31,82 triliun, dan sekuritisasi sebesar Rp10,15 triliun. Dari seluruh dana yang dialirkan SMF, telah membiayai kurang lebih 721 ribu debitur PPR untuk 721 ribu rumah dari Aceh sampai Papua.

Berisi petunjuk teknis

Dilansir dari laman infobanknews.com dalam penyusunan SPO ini, SMF bekerja sama dengan Kementerian PUPR. SPO disusun berdasarkan arahan dari regulator yang juga selaras dengan salah satu program SMF dalam rangka capacity building bagi perbankan syariah.

SPO ini telah sesuai dengan regulasi yang ada, baik POJK, Fatwa Dewan Syariah Nasional, Peraturan Bank Indonesia, serta Pedoman Standar Akuntansi Keuangan. “Kami berharap SPO ini dapat menjadi acuan Bank Syariah dalam menjalin sinergi dengan Pengembang perumahan dalam pembiayaan modal kerja yang terstandar dengan baik, memenuhi prudential banking, sesuai hukum, dan fatwa DSN MUI,” tambah Ananta.

SPO PMK Perumahan Syariah, memberikan petunjuk teknis bagi Bank Syariah Penyalur PPR Syariah yang rinci tentang tata cara menyusun proposal permohonan maupun mengajukan pembiayaan PMK Perumahan Syariah ke Bank Syariah, baik Unit Usaha Syariah maupun Bank Umum Syariah.

SPO memberikan petunjuk keseragaman teknis pelaksanaan pembiayaan PMK Perumahan Syariah, mulai dari proses, syarat-syarat yang berkaitan dengan pelaksanaan pemberian pembiayaan, yang memenuhi prinsip kehati-hatian. (*)

Ahmad Kholil