Selasa, 2 Maret 2021
19 Rajab 1442 H
Home / For Beginners / Penjelasan Syarat Pembentukan LAZ
Foto dok. Reza Fahriza/Pexels
Modal utama agar masyarakat percaya, LAZ wajib berizin.

Sharianews.com, Jakarta - Berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat pasal 18 dijelaskan dalam upaya melaksanakan pengelolaan zakat yang profesional diperlukan suatu Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang kredibel dan mempunyai legitimasi. 

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor mengatakan modal utama agar masyarakat percaya, LAZ wajib berizin.

Pembentukan LAZ wajib mendapat izin Kemenag. LAZ juga harus memenuhi persyaratan sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang mengelola bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan berbadan hukum.

“LAZ juga harus mendapat rekomendasi dari Baznas, memiliki pengawas syariat, memiliki kemampuan teknis, administrasi, dan keuangan untuk menjalankan kegiatan,” jelasnya, Jumat (19/02). 

Tarmizi menambahkan, LAZ yang mengajukan izin juga harus bersifat nirlaba, memiliki program pendayagunaan zakat untuk kesejahteraan umat, bersedia diaudit syariat dan keuangannya secara berkala.

“Dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 333 Tahun 2015 dijelaskan, jika persyaratan yang diterima Kemenag lengkap, izin LAZ akan segera diproses,” pungkasnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: