Senin, 20 Mei 2019
16 Ramadan 1440 H
Home / Ziswaf / Penghimpunan ZIS Baznas 2018 Naik 31,8 Persen
FOTO I Dok. Baznas
BAZNAS juga memainkan perannya di tingkat regional dan global melalui kerja sama lembaga zakat di Asia Tenggara dan dunia, termasuk membantu masyarakat Palestina dan Rohingya

Sharianews.com, Jakarta. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mencatat kenaikan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) nasional sebesar 31,8 persen. Hal itu merupakan pengumpulan ZIS dan DSKL dari BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Indonesia.

Ketua BAZNAS, Prof. Dr Bambang Sudibyo MBA, mengatakan, meningkatnya jumlah penghimpunan tak lepas dari kinerja menyeluruh mulai dari penghimpunan hingga penyaluran zakat yang bermanfaat bagi mustahik.

“Program-program penyaluran dari dana zakat tahun ini lebih terukur dengan adanya pendampingan dan monitoring program sehingga mustahik merasakan manfaat yang lebih besar,” kata Bambang dalam siaran persnya pekan lalu.

BAZNAS juga melahirkan 156 Warung Z-Mart, empat unit lembaga keuangan: BAZNAS Microfinance Desa (BMD), empat Lumbung Pangan, 17 Balai Ternak dan 74 titik Zakat Community Development (ZCD).

“Sepanjang 2018, BAZNAS berhasil menyalurkan dana zakat sebesar 89,89 persen, yang berarti pengelolaan zakat dilaksanakan dengan sangat efektif,” ungkap Bambang.

Sepanjang tahun 2018, BAZNAS Pusat telah membantu mustahik sebanyak 768,886 jiwa. Selain itu, BAZNAS juga menyusun 30 buku kajian, termasuk di antaranya berupa kajian untuk mengukur keberhasilan pemberdayaan melalui Buku Indeks Desa Zakat, berbagai Jurnal Internasional Zakat, serta Buku Manajemen Risiko Pengelolaan Zakat. Dari sisi penghimpunan, BAZNAS mengembangkan berbagai kampanye dengan tagline “Kebangkitan Zakat” untuk memberikan kemudahan layanan donasi bagi masyarakat, dengan membuka seluruh kanal donasi.

“Lahirnya berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat BAZNAS ini ditandai dengan penerimaan tiga penghargaan pada tahun ini yaitu Global Islamic Finance Award (GIFA), Republika Award dan Indonesia Community Engagement Award (ICEA) 2018 sebagai salah satu tolok ukur pengakuan publik kepada BAZNAS,” imbuh Bambang.

BAZNAS juga memainkan perannya di tingkat regional dan global melalui kerja sama lembaga zakat di Asia Tenggara dan dunia termasuk membantu masyarakat Palestina dan Rohingya. BAZNAS juga mendukung pengembangan pengelolaan zakat di negara-negara di Afrika.

“Kami sangat bersyukur, BAZNAS mendapat berbagai dukungan dan ucapan selamat untuk pencapaian yang dicapai selama ini dari masyarakat,” ujar Bambang. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo