Sabtu, 28 Januari 2023
07 Rajab 1444 H
Home / Keuangan / Pendayagunaan Ziswaf di BMT Sangat Penting Saat Pandemi Corona
Foto dok. Freepik
Pendayagunaan zakat, infak, wakaf, dan sedekah (Ziswaf) di Baitul Maal wa Tamwil (BMT) sangat penting di tengah wabah virus corona saat ini, dimana kebutuhan sedang sangat tinggi.

Sharianews.com, Pendayagunaan zakat, infak, wakaf, dan sedekah (Ziswaf) di Baitul Maal wa Tamwil (BMT) sangat penting di tengah wabah virus corona saat ini, dimana kebutuhan sedang sangat tinggi.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Literasi dan Penumbuhan Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS)/Unit Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (USPPS) Koperasi Pristiyanto.

Ia menyampaikan, pemerintah memberikan bermacam program bantuan kepada masyarakat. “Namun situasi di masyarakat butuh kecepatan akses, sehingga alternatif pendekatan lokal (Ziswaf) sangat penting,” jelas Pristiyanto.

Pendayagunaan Ziswaf di BMT memiliki dua alternatif, sebagai MPZ dan UPZ. Keduanya memberikan payung hukum kepada BMT dalam mengelola dan menyalurkan zakat.

Kemudian, pendayagunaan bisa dengan menjadi nazhir wakaf. Wakaf uang di KSPPS/USPPS Koperasi BMT bersifat penambahan “modal abadi” yang wajib (Kewajiban Jangka Panjang) dikelola dan tidak bisa dirubah atau diambil oleh anggota atau pengurus. Aset ini dalam kondisi pailit kembali menjadi milik umat yang dikelola oleh KSPPS/USPPS Koperasi BMT lainnya.

Dibutuhkan strategi agar BMT mampu menarik Ziswaf dan mengelola dengan baik Ziswaf tersebut. Ketua BMT El-Dana Manfaat Yayat Nurhidayat menyampaikan perlu terobosan dalam pengelolaan ZIS di BMT agar mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Caranya dengan cara memanfaatkan dunia digital, khususnya media sosial. Ia memberikan tips berkampanye di media sosial.

Tipsnya adalah tentukan visi yang jelas, buat tim yang solid terdiri dari content creator, advertising, costumer service, kampanye lembaga sosial, kolaborasi dengan lembaga sosial, dan adaptif dengan perubahan kondisi sosial terkini.

Lebih lanjut, Yayat mencontohkan cara membuat target funding. Pertama, target funding Rp 100 juta per hari. Kedua, tim yang solid terdiri dari content creator untuk membuat desain 100 desain per hari, advertising dengan 1 akun spent Rp 4 juta maka butuh 25 aktif yang bisa kampanye, dan costumer service dengan target closing 80 persen. Ketiga, Cost Per Risult (CPR) maksimal Rp 20 ribu.

“Sama seperti membangun bisnis konvensional, membangun bisnis di dunia digital marketing pun memerlukan ketekunan, keuletan dan terus di tumbuhkan rasa ingin tahu dan rasa ingin memperbaiki keadaan,” pungkas Yayat.

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: