Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Ziswaf / Pencapaian TKH Dompet Dhuafa Lampaui 20 Persen
Foto/dok.dompetdhuafa
Dibandingkan tahun lalu, hari pertama penyembelihan jumlahnya naik 27 persen.

Sharianews.com, Jakarta ~ Dompet Dhuafa telah menghimpun hewan kurban sebanyak 22.300 ekor dari seluruh Indonesia.

Dibandingkan tahun lalu, hari pertama penyembelihan jumlahnya naik 27 persen. Sedangkan tahun lalu hingga hari terakhir tasyrik Dompet Dhuafa hanya menerima 18.558 ribu ekor saja.

"Progress penghimpunan kurban secara nasional hingga siang ini adalah sebesar 20 persen dibanding dengan tahun lalu," papar Imam Rulyawan selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/8)

Berdasarkan data distribusi yang dihimpun, sebaran distribusi daging kurban ke penerima manfaat meliputi 25 provinsi di lndonesia dan lima negara yang mengalami konflik kemanusiaan: Palestina, Myanmar, Kamboja, Vietnam dan Filipina. Untuk di dalam negeri, juga dilakukan distribusi ke berbagai daerah yang terdampak bencana seperti: Palu, Lombok, Konawe, Banten,  dan Halmahera.

Jika dibandingkan dengan sebaran tahun lalu, pelaksanaan kurban tahun ini mengalami penambahan dua provinsi di dalam negeri. Sedangkan realisasi tahun lalu, didistribusikan ke 23 provinsi.

Sumber pengadaan hewan kurban Dompet Dhuafa adalah mitra yang merupakan hasil dari pemberdayaan peternak lokal yang mandiri dan telah melewati tahapan seleksi, serta pendampingan oleh tim program Dompet Dhuafa.

Salah satu yang menjadi terobosan pelaksanaan program kurban tahun ini adalah dengan meniadakan pemakaian wadah plastik sebagai kemasan distribusi dan menggantinya dengan bahan-bahan yang alami, sehingga lebih ramah lingkungan.

Bahan-bahan tersebut seperti besek bambu, keranjang bambu, krengsong bambu, daun jati, daun pisang, daun pandan dan lain-lain. 

"Hal ini sebagai upaya kami untuk mengurangi penyebaran limbah plastik yang dapat merusak lingkungan," tutup Imam Rulyawan. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo