Sabtu, 8 Mei 2021
27 Ramadan 1442 H
Home / Lifestyle / Pemkot Serang Larang Restoran Buka Siang Hari, Kemenag: Melanggar HAM
Foto dok. Pexels
Kebijakan itu sangat berlebihan

Sharianews.com, Jakarta - Baru-baru ini Pemerintah Kota Serang, Banten, membuat kebijakan yang melarang restoran, rumah makan, warung nasi, dan kafe berjualan di siang hari selama Ramadan. Kebijakan ini Pemerintah Kota Serang itu tertuang dalam Himbauan Bersama Nomor 451.13/335-Kesra/2021.

Merespon hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Agama Abdul Rochman menilai kebijakan itu sangat berlebihan. Hal itu, menurutnya, jelas membatasi akses sosial masyarakat dalam bekerja atau berusaha, apalagi keberadaan rumah makan di siang hari juga dibutuhkan bagi umat yang tidak berkewajiban menjalankan puasa.

“Kebijakan ini tidak sesuai dengan prinsip moderasi dalam mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, dan cenderung berlebih-lebihan,” ujar pria yang disapa Adung ini, dalam keterangan resminya, Kamis (15/04).

Dia menegaskan larangan berjualan yang tertuang dalam kebijakan tersebut diskriminatif dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) terutama bagi orang atau umat yang tidak berkewajiban menjalankan puasa Ramadan, aktivitas pekerjaan jual beli, dan berusaha.

Secara hukum, Himbauan Bersama tersebut juga bertentangan dengan peraturan di atasnya. Yaitu, bertentangan dengan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

“Saya harap ini bisa ditinjau ulang. Semua pihak harus bisa mengedepankan sikap saling menghormati. Bagi mereka yang tidak berpuasa, diharapkan juga bisa menghormati yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sebaliknya, mereka yang berpuasa agar bisa menahan diri dan tetap bersabar dalam menjalani ibadah puasanya,” kata Staf Khusus Menteri Agama ini.

Rep. Aldiansyah Nurrahman