Sabtu, 25 Mei 2019
21 Ramadan 1440 H
Home / Ekbis / Pemerintah Tegaskan PP JPH tidak Memberatkan UMKM
FOTO | Dok. Arif Sharianews.com
Menteri PPN/Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengakui, kalau turunan dari PP belum selesai. Namun, pelaku usaha diharapkan tidak perlu khawatir, jika nantinya dirasa bisa memberatkan.

Sharianews.com, Jakarta ~ Masterplan keuangan ekonomi syariah sudah diluncurkan oleh Presiden Jokowi. Dalam masterplan tersebut, industri halal termasuk di dalamnya. Namun, hingga saat ini Peraturan Pemerintah (PP) terkait jaminan produk halal, belum selesai pengesahannya.

Menteri PPN/Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengakui, kalau turunan dari PP belum selesai. Namun, pelaku usaha diharapkan tidak perlu khawatir, jika nantinya dirasa bisa memberatkan.

"Memang turunan PP-nya belum keluar kita harus akui, tapi mungkin yang kita dalami adalah kita ingin memastikan nantinya kalau PP-nya keluar yang namanya jaminan halal tadi tidak memberatkan dunia usaha, khususnya tidak memberatkan UMKM," ujar Bambang kepada wartawan di kantor Bappenas, Selasa (14/5).

Dirinya juga sudah berdiskusi dengan Kementerian Agama, dalam hal ini BPJPH agar bisa lebih cepat beroperasi ke depannya.

"Jadi kita hanya ingin memastikan nantinya paling tidak dari sisi kami, ya tentunya PP ini ada di bawah Menteri Agama mengenai pentingnya PP supaya BPJPH ini bisa lebih operational," sambung Menteri.

Bambang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengarah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) berharap, Jaminan Produk Halal (JPH) tidak memberatkan dunia usaha. Seperti diketahui, pada saat dikeluarkan tahun 2014 lalu, UU JPH sempat menjadi high issue.

"Mereka (UMKM) khawatir sekali ongkos produksi jadi naik karena standar halal ini, jadi kami merasa masih ada pembahasan untuk lebih memastikan jaminan halal ini tidak akan memberatkan dunia usaha khususnya UMKM, karena kita harus pahami UMKM pasti akan kena beban standar jaminan produk halal ini mungkin dirasa terlalu berat," sambungnya lagi.

Bambang sangat setuju bahwa kepastian ekosistem dari jaminan produk halal ini menjadi penting untuk Indonesia, jika benar-benar ingin mempromosikan diri sebagai pemain utama dalam industri halal. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo