Kamis, 12 Desember 2019
15 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Keuangan / Pemerintah Susun Strategi Pariwisata Halal
FOTO I Dok. corporatemaldives.com
Pada 2018, sekitar 140 juta wisatawan Muslim melakukan belanja online sebesar 35 miliar dolar AS, dan tahun 2020 diproyeksikan jumlahnya mencapai 158 juta orang.

Sharianews.com, Jakarta ~ ISEF 2019 usai digelar. Pelaksanaan tahun ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama KNKS yang berlangsung dari 12-17 November 2019, di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Pelaksanaan ISEF 2019 turut membahas besarnya potensi jumlah wisatawan Muslim global yang berkunjung ke Indonesia dan menjadikan wisata halal menjadi salah satu sektor pendorong industri halal. Pada 2018, sekitar 140 juta wisatawan Muslim melakukan belanja online sebesar 35 miliar dolar AS, dan tahun 2020 diproyeksikan jumlahnya mencapai 158 juta orang.

Selain itu, pada 2019 Indonesia bersama Malaysia menempati posisi teratas negara dengan destinasi wisata halal terbaik.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Ekonomi dan Kawasan Kreatif, Kementerian Pariwisata Anang Sutono menyampaikan, pengembangan wisata halal sejalan dengan komitmen pemerintah menjadikan pariwisata sebagai sektor utama pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Untuk itu, Pemerintah bersama Bank Indonesia dan pemangku kepentingan terkait lainnya, telah menyusun strategi pengembangan industri pariwisata halal Indonesia,” ujar dia.

Dalam pengembangan wisata halal, paradigma utama yang perlu dipahami bersama adalah wisata halal tidak bertujuan untuk mengasingkan wisatawan Muslim dari kegiatan pariwisata umum, atau untuk membatasi wisatawan nonmuslim di tujuan wisata tertentu.

Pengembangan wisata halal bertujuan untuk memberikan kenyaman bagi wisatawan Muslim dalam melaksanakan ibadah sesuai syariat agama pada saat bepergian. Pada saat yang sama, bagi wisatawan nonmuslim, wisata halal diharapkan dapat memberikan layanan wisata yang aman dan sehat sekaligus untuk memperkenalkan ajaran Islam sebagai nilai yang universal.

Pelaksanaan Indonesia Halal Tourism Summit kali ini, diharapkan dapat menjadi forum guna meningkatkan eksposur wisata halal di Indonesia, baik bagi konsumen maupun pelaku usaha dalam mendorong terciptanya kerjasama bisnis pengembangan wisata halal di Indonesia.

Sebagai informasi, ISEF kali ini merupakan penyelenggaraan yang keenam. Penyelenggaraan ISEF 2019 cukup berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sebelumnya, ISEF selalu diselenggarakan di Surabaya. Untuk tahun ini dilaksanakan di Jakarta. Selain itu, sebelumnya ISEF hanya bertaraf nasional, kini ISEF bertaraf internasional. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo