Minggu, 27 September 2020
10 Ṣafar 1442 H
Home / Keuangan / Pemerintah Kantongi Rp11 Triliun dari Lelang Sukuk Negara
Total penawaran masuk sebesar Rp39,77 triliun

Sharianews.com, Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menggelar lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (4/8), dengan total penawaran masuk sebesar Rp39,77 triliun.

Berdasarkan keterangan DJPPR, total nominal yang dimenangkan dari seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp11 triliun. Hasil tersebut lebih besar dari target pemerintah yang sebesar Rp8 triliun.

Seri SBSN yang dilelang adalah seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPNS) dan Project Based Sukuk (PBS).

“Pemerintah melaksanakan lelang SBSN pada tanggal 5 Agustus 2020 untuk seri SPNS05022021 (new issuance), PBS027 (reopening), PBS026 (reopening), PBS025 (reopening), dan PBS028 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia,” jelas DJPPR Kementerian Keuangan.

Seri SPNS05022021 memiliki tingkat imbalan secara diskonto. Tanggal jatuh tempo pada 5 Februari 2021. PBS027 menawarkan tingkat imbalan 6,5 persen dengan jatuh tempo 15 Mei 2023.

Seri PBS026 jatuh tempo 15 Oktober 2024 dengan tingkat imbalan 6,625 persen. Sementara itu, seri PBS025 jatuh tempo dijadwalkan pada 15 Mei 2033 dengan tingkat imbalan 8,375 persen. Terakhir, PBS028 tidak dijelaskan berapa tingkat imbalan yang ditawarkan 7,75 persen dan jatuh tempo pada 15 Oktober 2046.

Rincian jumlah penawaran yang masuk dan jumlah nominal dimenangkan kelima seri antara lain, untuk 15 Oktober 2046 penawarannya Rp1,51 triliun dan nominal yang dimenangkan Rp950 miliar. Sementara, PBS027 ditawar Rp12,62 triliun dan nominal yang dimenangkan Rp2,65 triliun.

Sementara untuk seri PBS026 dan PBS028 penawaran yang masuk Rp9,51 triliun dan Rp9,68 triliun. Rincian nominal yang dimenangkan yakni Rp2,40 triliun dan Rp5 triliun. Sedangkan PBS025 penawaran yang masuk sebesar Rp6,44 triliun, namun tidak seperakpun nominal dimenangkan

Terkait tanggal pembayaran imbalan, seri SPNS05022021 akan dilakukan di akhir periode, sedangkan untuk seri PBS027 15 Mei dan 15 November, PBS026 15 April dan 15 Oktober, dan PBS028 15 April dan 15 Oktober.

Sebagai informasi, sukuk merupakan investasi sesuai syariah yang aman dan menawarkan return menarik. Sukuk dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Rep. Aldiansyah Nurrahman