Rabu, 28 Juli 2021
19 Thu al-Hijjah 1442 H
Home / Lifestyle / Pemerataan Daging Kurban Jadi Optimisme Laju Ekonomi Saat Pandemi
Foto dok. Dompet Dhuafa
Surplus 24 ribu ton daging kurban yang berputar di Jabodatabek

Sharianews.com, Jakarta - Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) menyampaikan optimisme laju ekonomi di tengah pandemi Covid-19 tidak terlepas dari pemerataan daging kurban.

Peneliti Senior IDEAS Ahsin Aligori mengatakan fakta menarik riset IDEAS di tahun 2020 lalu, ternyata Jabodetabek merupakan pasar utama kurban terbesar di Indonesia dan secara pendistribusian mengalami surplus sampai 24 ribu ton daging kurban yang berputar di Jabodatabek.

“Sementara di wilayah lain mengalami defisit daging kurban. Dengan adanya kurban diharapkan bisa menjadi momentum pemerataan daging kurban ke pelosok secara adil. Sehingga masyarakat pedesaan dapat terpenuhi konsumsi protein hewani yang sampai saat ini masih terjadi ketimpangan, antara kota dengan desa mengenai konsumsi protein hewani,” ujarnya, Rabu (23/06).

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Aviliani mengatakan pandemi menambah jumlah kemiskinan. Melalui Bantuan Langsung Tunai saja, menurutnya,  belum bisa mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya kurban bisa dimaksimalkan dalam membantu masyarakat dalam pemenuhan gizi, beban masyarakat di tengah pandemi ini tidak hanya untuk kebutuhan konsumsi, namun juga kebutuhan vitamin. 

“Mayoritas pekurban adalah orang kaya di Jabodetabek dan pendistribusian kurban masih di area yang sama,” tandas dia.

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: