Minggu, 26 Mei 2019
22 Ramadan 1440 H
Home / Forum Milenial / Peluang Bazar Syariah Nasional di Kepulauan Raja Ampat
Dok/Foto Sharianews
Kondisi perekonomian Provinsi papua barat masih terpuruk dengan angka kemiskinan yang cukup tinggi. Padahal, yang kita ketahui bahwa wilayah provinsi papua barat kaya akan sumber daya alam yang dimiliki.

Sharianews.com, Raja Ampat adalah kumpulan pulau-pulau disemenanjung, berlokasi dibagian barat kabupaten Raja Ampat, provinsi Papua Barat. Wilayah Raja Ampat berada di kepala burung yang tergambar di peta. Masyarakat sekitar Raja Ampat umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional yang bertempat dikampung-kampung kecil dan berbeda pulau.

Masyarakat sekitar ini ramah dalam menerima tamu dari luar daerahnya apalagi jika tamu luar inimembawa bingkisan untuk masyarakat lokalnya akan membuat suasana hati masyarakat lokal senang ria. masyarakat lokal menganut agama islam dan juga Kristen. Masyarakat Raja Ampat tetap rukun meskipun berbeda keyakinan.

Raja Ampat merupakan wilayah yang sangat berpotensi untuk dijadikan objek wisata. Kepulauan ini menjadi tujuan utama bagi para penyelam yang tertarik pada keindahan bawah laut. Perairan di Raja Ampat merupakan salah satu perairan terbaik dari 10 perairan untuk diving site diseluruh dunia.

Juga diakui bahwa perairan di kepulauan raja ampat memiliki flora dan fauna bawah laut yang lengkap pada saat ini. Ini merupakan peluang besar untuk membangun bazar syariah nasional dikarenakan potensi wilayah Raja Ampat yang sudah dikenal sampai mendunia didalam pariwisatanya.

Wilayah kepulauan Raja Ampat bisa dimanfaatkan potensinya dalam kegiatan yang menguntungkan seperti dibidang ekonomi, dengan ini, provinsi papua barat dapat terangkat produktivitas ekonominya.

Kondisi perekonomian Provinsi papua barat masih terpuruk dengan angka kemiskinan yang cukup tinggi. Padahal, yang kita ketahui bahwa wilayah provinsi papua barat kaya akan sumber daya alam yang dimiliki.

Pada tahun 2010, jumlah peduduk yang berada dibawah kemiskinan tersebut sebesar 761 ribu jiwa di provinsi papua dan 256 ribu jiwa di provinsi papua barat, menempati posisi pertama dan kedua dengan presentase jumlah penduduk miskin terbanyak di indonesia selain itu ada data terbaru di tahun 2016 yaitu sekitar 20.5% dari 46.600 jiwa, penduduknya  hidup dibawah garis kemiskinan dan memiliki akses rendah terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan pasar.

Biaya hidup di Raja Ampat lebih tinggi dibandingkan di daerah pedesaan seperti di pulau Jawa. Banyak diantara mereka tinggal di dalam kemiskinan ekstrim. Sebagian besar masyarakat sekitar bermata pencaharian sebagai nelayan, yang menyedihkan adalah hasil tangkapan ikan yang mereka tangkap tidaklah menguntungkan dari segi ekonomi justru malah merugikan karena bahan bakar yang masih tinggi harganya menyebabkan mereka belum sejahtera dari sisi ekonomi dan kehidupannya.

Selain itu, ada pula sejarah perkembangan agama islam di papua dan papua barat, yaitu bahwa 50 % penduduk papua beragama islam. Agama yang pertama kali masuk ke wilayah papua adalah agama islam. pada abad ke 16 dan17 berdasarkan hasil penelitian LIPI.

Menurut ketua (MUI) majelis ulama indonesia, 11 kabupaten di kota papua barat, masyarakatnya menganut agama islam sejak lalu. Seperti kabupaten raja ampat, fakfak, dan sorong selatan. Sebagian besar wilayah papua barat adalah daerah kesultanan ternate. Akan tetapi keberlanjutan dakwah dipapua tidak berlanjut sampai sekarang.

Sebab islam masuk ke daerah papua melalui jalur perdagangan, ketika para pedagang kembali kedaerah asal, dakwah di daerah ini tidak lagi berlanjut, inilah yang menyebabkan perkembangan agama islam di papua tidak meningkat.

Akhirnya daerah papua saat ini minim sekali dengan umat muslimnya, kecuali untuk wilayah kabupaten raja ampat, fakfak, dan sorong selatan yang kemungkinan masih terdapat sebagian masyarakatnya yang beragama islam. Untuk itu saya mengangkat kembali kejayaan yang sempat pudar di daerah papua barat dan memperkenalkan agama islam.

Warga papua non muslim ini juga berpendapat buruk kepada umat islam yang datang ke wilayah mereka dan menganggap telah gagal menghormati ritual masyarakat setempat seperti adanya suara keras saat azan dikumandangkan serta pembangunan gedung-gedung islam yang merusak tempat ibadah orang non muslim.

Isu politik tentang organisasi papua merdeka yang menuntut pemisahan papua dari indonesia. Ini termasuk Alasan dibentuknya OPM adalah menentang pemerintahan yang sah untuk mewujudkan kemerdekaan papua bagian barat dari NKRI. Latar belakang sering terjadi konflik atau pertikaian serta pelanggaran HAM di wilayah ini pemerintah dituntut harus setuju melepaskan papua yang merupakan bagian dari NKRI.

Hal ini menyadarkan seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga keutuhan rasa persatuan dan kesatuan NKRI dalam menghadapi beragai masalah yang adadi wilayah papua dengan kepedulian berupa bazar syariah nasional ini.

Hal ini merupakan salah satu tujuan pembentukan bazar syariah nasional di wilayah Raja Ampat, selain juga sebagai media islamisasi. Islamisasi merupakan proses pengembangan agama islam yang mengacu pada pengenaan dari sistem sosial.

Langkah awalnya adalah pembentukan komunitas muslim di berbagai tanah air yang mempunyai usaha di berbagai bidang serta pengumpulan dana dari berbagai warga ditanah air yang dimaksudkan sebagai kegiatan beramal untuk membantu keadaan sosial, politik ataupun ekonominya.

Yang ditampilkan dalam bazar syariah nasional ini berupa produk halal dan layanan jasa berupa tempat peristirahatan dan pertunjukan dari berbagai daerah. Bazar sendiri diartikan sebagai tempat dimana barang dan jasa dipertukarkan atau dijualbelikan, ini merupakan bazar pada umumnya.

Bazar syariah dengan konsep pendukung kegiatan wisata di Raja Ampat ini mengacu kepada syariat-syariat islam,  jika didalam bazar syariah ini terdapat tempat kuliner halal. Selain itu, ada fasilitas yang ditawarkan oleh para komunitas muslim ini, salah satunya tempat peristirahatan islami. Ada pula pertunjukan berbau islami dan kesenian di berbagai daerah nusantara.

Bazar syariah nasional ini strategis jika ditempatkan di daerah Raja Ampat karena sebagian dari masyarakat lokalnya menganut agama islam, berpeluang ketika diterima dengan baik oleh masyarakat setempat apalagi jika masyarakat lokalnya memiliki sikap yang ramah terhadap tamu dari luar daerahnya, dengan syarat, bazar syariat nasioanl yang kita jalankan ini tidak menganggu ketenangan hidup masyarakat lokalnya. ditambah lagi jika kepulauan ini secara politis aman dan stabil meskipun banyak gerakan pro kemerdekaan di daerah lain kawasan papua.

Lebih spesifiknya, rencana ini difokuskan kepada bazar syariahnya terlebih dahulu, kemudian berlanjut kepada membantu permasalahan politik nasional yang dihadapi papua barat. Secara teknis, kegiatan bazar syariah ini menggunakan media islamisasi dengan memperkenalkan islam lewat berbagai hal yang ditampilkan.

Mempromosikan bazar syariah kepada para wisatawan luar daerah papua,dan objek lainnya terhadap turis asing yang berkunjung ke wilayah Raja Ampat. Objek wisatawan asing ini menjadi target selain fokus utamanya masyarakat papua itu sendiri.yang perlu kita ketahui bahwa proses islamisasi merupakan bagian dari dakwah.  Yang merupakan bentuk ihktiar para muslimin untuk mewujudnyatakan ajaran-ajaran islamkepada siapapun dalam menyebarkan agama islam. Sstrategi yang digunakan berupa :

  • penjualantiket
  • pemberian majalah islami
  • produk yang ditawarkan berupa produk halal
  • pertunjukan islami dengan nuansa nusantara
  • homestay islami di peruntukan untuk para wisatawan

Penjualan Tiket

Tiket relawan sebagai bukti kunjungan kebazar syariah nasional. tiket relawan ini dijual dengan harga kisaran 5.000-15.000. sebetulnya tiket relawan ini ditujukan untuk membantu ekonomi masyarakat papua tidak mahal dan tidak memberatkan para pengunjung yang ingin datang ke bazar syariah sekaligus dengan adanya bazar syariah ini akan menambah nuansa baru dalam wisata Raja Ampat.

Sebagai bantuan dalam bentuk amal jariyah. Artinya kita menyadarkan para pengunjung untuk peka kepada saudara-saudara kita. Jika bazar syariah ini terus dijalankan hingga 5 tahun kedepan dan sampai tahun berikutnya, maka insyaallah akan ada perubahan baik bagi kesejahteraan masyarakat papua.

Pemberian Majalah Papua

Gunanya adalah mentransfer pengetahuan dan informasi mengenai apasaja yang ada dibazar itu. semuakegiatan yang ada dibazar itu di jelaskan untuk menarik minat para pengunjung lokal Raja Ampat dan sekitarnya dengan penambahan sedikit informasi tentang nuansa islami. Hal ini diharapkan akan membuka sedikit mindset warna non muslim terhadap islam yang kurang disukai.

Produk Halal

Merupakan Bagian utama dari bazar islami, uniknya bukan sekadar memperjualbelikan produk berupa barang saja, tetapi ada nuansa baru yang dimasukan. Yaitu setiap pelapak menyediakan tempat lesehan untuk para konsumen agar proses islamisasi dapat berjalan dengan baik, para pengusaha ini juga merupakan komunitas islam, selain menawarkan produk halal jugadiharapkan lancarnya interaksi dalam proses islamisasi. Tantangannya adalah memberikan pemahaman baru kepada para turis asing yang datang apa itu islam dan bagaimana memandangnya.

Pertunjukan islami dengan nuansa nusantara

Pertunjukkan islami ini di selenggarakan supaya bazar syariah tidak monoton, dapat menarik minat para wisatawan.selain itu, difungsikan sebagai bentuk pengintegrasian kesatuan dan persatuan nkri selain berbau islami juga penampilan nuansa nusantara.

Homestay islami

Tempat peristirahatan untuk para wisatawan asing dengan unsur syariah dengan begitu para wisatawan bisa dengan nyaman dan puas untuk datang kembali mengunjungi bazar syariah nasional ini.

Wisata halal berupa bazar syariah nasional diharapkan dapat memberikan perubahan baik untuk warga sekitar papua yang ada di Raja Ampat maupun sekitar. Juga dengan bazar syariah ini proses islamisasi dapat dijalankan sukses.

*Mahasiswa Universitas Trilogi

Oleh: Koorry Nurjanah