Selasa, 17 September 2019
18 Muḥarram 1441 H
Home / Keuangan / Pegadaian Syariah Salurkan Bantuan ke 20.800 Yatim dan Duafa
FOTO I dok.dompetalquran.or.id
“Jadi kita menyalurkan dana kebajikan umat itu 20.800 yatim dan duafa, 100 yatim dan 100 duafa di setiap cabang Pegadaian Syariah. Cabang Pegadaian Syariah ada 102, itu kita alokasikan, dananya sekitar Rp5,1miliar ke seluruh Indonesia di Ramadan ini,” jelasnya kepada Sharianews.com.

Sharianews.com, Jakarta ~ Pegadaian Syariah menyalurkan dana kebajikan umat, sedekah dari nasabah kepada masyarakat luas yang berhak menerima di Ramadan 1440 Hijiriah.

Kepala Pegadaian Syariah, Rully Yusuf mengatakan, Pegadaian Syariah membuat program penyaluran kepada yatim dan duafa, sebanyak 20.800 penerima di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Meruke.

“Jadi kita menyalurkan dana kebajikan umat itu 20.800 yatim dan duafa, 100 yatim dan 100 duafa di setiap cabang Pegadaian Syariah. Cabang Pegadaian Syariah ada 102, itu kita alokasikan, dananya sekitar Rp5,1miliar ke seluruh Indonesia di Ramadan ini,” jelasnya kepada Sharianews.com.

Lebih lanjut, Rully menambahkan, bantuan tersebut disalurkan antara petengahan minggu kedua hingga minggu ketiga Ramadan ini.

Sebagai informasi, sampai dengan 27 mei 2019 Pegadaian Syariah telah mencatatkan pertumbuhan Outstanding Loans (OSL) hingga Rp7,93triliun. Jumlah tersebut meningkat dari akhir tahun 2018 sebesar Rp6,88triliun atau naik sebanyak Rp1,05triliun.

Pertumbuhan produk tersebut berasal dari bisnis Rahn, Rahn Tasjily Tanah, Arrum Emas, Arrum Mikro, Arrum Haji dan Amanah.

Perkembangan produk Pegadaian Syariah tidak terlepas dari distribusi saluran yang tidak hanya terbatas pada cabang syariah unit usaha syariah yang jumlahnya mencapai 671 unit, tetapi juga sudah bisa dilakukan melalui cabang-cabang Pegadaian konvensional.

“Produk syariah pegadaian ini juga tersedia di outlet-outlet konvensional, bukunya tetap buku syariah, produknya syariah, namun di jual melalui outlet konvensional. Sehingga secara akad, modal kerja, dan lainnya, tetap terpenuhi menjadi milik syariah,” jelasnya menambahkan.(*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo