Kamis, 28 Januari 2021
15 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Global / Pasar Wisata Ramah Muslim Asia Mendapat Perhatian Besar Selepas Pandemi
Foto dok. Pexels
Kita melihat bagaimana China bisa bangkit dan recovery dengan cepat setelah krisis Covid-19 ini melanda.

Sharianews.com, Jakarta - Chief Operating Officer Have Halal Will Travel Mikhail Melvin Goh menyatakan, pasar wisata ramah muslim di Asia mendapat perhatian besar bagi pengembangan pariwisata selepas pandemi ini.

“Kita melihat bagaimana China bisa bangkit dan recovery dengan cepat setelah krisis Covid-19 ini melanda. Sebagian daerah di China sudah mulai mengoperasikan kembali industri pariwisata mereka,” ujar pendiri startup yang berbasis di Singapura ini, dalam konferensi.

Hal yang sama juga sudah mulai terlihat di beberapa negara lainnya di Asia Tenggara. Seperti kampanye Visa Tourist jangka panjang di Thailand, Program Cuti-Cuti Malaysia, SG Clean Campaign di Singapura, dan juga program sertifikasi Health and Safety Environment yang digalakkan oleh pemerintah Indonesia.

Pemulihan industri pariwisata di negara Asia Tenggara sudah mulai menunjukkan arah yang lebih baik dan menjanjikan.

Menurut pendiri startup yang bergerak di bidang perjalanan wisata halal ini, kesuksesan pemulihan pariwisata, khususnya pariwisata ramah muslim, harus sejalan dengan pemahaman pelaku bisnis di bidang pariwisata terhadap kebutuhan konsumen muslim itu sendiri.

Motivasi perjalanan wisata yang dimiliki oleh turis muslim, tentu berbeda dengan turis lainnya, dan hal ini akan sangat berpengaruh kepada gaya perjalanan mereka pula.

Sementara Indonesia, sebagai negara dengan populasi masyarakat muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi pengembangan pariwisata halal atau pariwisata ramah muslim yang sangat menjanjikan, tidak hanya bagi turis muslim dalam negeri, namun juga bagi turis muslim dari mancanegara.

Potensi pengembangan pasar wisata ramah muslim di Indonesia memiliki kesempatan besar untuk bangkit kembali setelah krisis pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Ketua Pelaksana Indonesia Halal Tourism Summit 2020 Noveri Maulana yakin dan percaya, bahwa selepas pandemi ini, pariwisata Indonesia akan bisa bangkit kembali, termasuk pariwisata ramah muslim yang menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menggaet turis muslim domestik dan mancanegara.

“Namun, untuk mewujudkan itu semua, perlu upaya optimal dan komunikasi yang baik di antara pemangku kepentingan pariwisata kita sehingga kolaborasi positif untuk bangkit bersama benar-benar terwujud nyata !,” tutup Noveri.

Rep. Aldiansyah Nurrahman