Rabu, 27 Oktober 2021
21 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Global / Pasar E-Commerce Korea Hasilkan 151 Triliun Won, Transaksi Makanan Halal Ikut Tumbuh
Foto dok. Pexels
Korea Selatan mempunyai 350 restoran ramah muslim yang sudah memiliki sertifikasi halal.

Sharianews.com, Korea Selatan mempunyai 350 restoran ramah muslim yang sudah memiliki sertifikasi halal. Namun, saat pandemi melanda yang mengharuskan jarak sosial, banyak restoran yang tak lagi didatangi wisatawan.

Co-Founder and Director General of the Korea Institute of Halal Industry (KIHI) James Noh mengungkapkan, masyarakat di Korea saat pandemi lebih memilih pemesanan via online ketimbang makan di tempat.

"Transaksi makanan halal juga meningkat pesat di pasar online Korea," jelasnya menegaskan, dalam Global Tourism Forum.

Pertumbuhan pasar e-commerce di Korea meningkat pada 2020. Pada 2019, penghasilannya mencapai 135 triliun won, sedangkan 2020 menjadi 151 triliun won.

Sementara pertumbuhan restoran yang bisa dipesan lewat aplikasi juga naik dari 6 triliun won di 2011 ke 23 triliun won di tahun 2020. Begitu pula dengan platform untuk makanan cepat saji yang menawarkan 'early morning delivery'.

"Di 2020, platform fresh food adalah di angka 2,5 triliun won, sedangkan pada tahun 2021 menjadi 4 triliun won," tambahnya.

Di dalam e-commerce tersebut, tersedia makanan-makanan halal Indonesia, misalnya, Naver Shopping sebagai marketplaces terbesar menjual 5.700 item makanan halal, salah satunya Indomie.

"Saya menemukan mie goreng dari Indonesia harganya 590 won atau sekitar Rp7.200," ungkap James.

Rep. Aldiansyah Nurrahman