Senin, 23 September 2019
24 Muḥarram 1441 H
Home / Ziswaf / OVO, Grab dan Tokopedia Salurkan Donasi Lebih dari Rp11 miliar
Perwakilan OVO, Grab, Tokopedia dan Rumah Yatim (foto/dok) romy
Ajakan berdonasi melalui platform digital yang diluncurkan pada 2 Mei 2019 ini, menggugah pengguna ketiga platform tersebut untuk berpartisipasi dalam memberikan akses pendidikan berkelanjutan bagi anak yatim di Indonesia.

Sharianews.com, Jakarta ~ Kampanye donasi digital Patungan Untuk Berbagi yang diprakarsai OVO, Grab, dan Tokopedia telah berakhir dengan membawa dampak positif bagi kelanjutan pendidikan anak yatim di Indonesia.

Ajakan berdonasi melalui platform digital yang diluncurkan pada 2 Mei 2019 ini, menggugah pengguna ketiga platform tersebut untuk berpartisipasi dalam memberikan akses pendidikan berkelanjutan bagi anak yatim di Indonesia.

Total sumbangan mencapai lebih dari Rp11,5miliar diungkapkan Direktur OVO Setiawan Adhiputro, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, dan Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan Tokopedia Nuraini Razak dan disaksikan oleh Direktur Rumah Yatim, Nugroho BW.

Selama kampanye sebulan penuh, OVO, Grab, dan Tokopedia juga mengadakan rangkaian acara Festival “Patungan Untuk Berbagi” di delapan kota, di mana total 380 merchant GrabFood dan Tokopedia memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk merasakan kegembiraan dalam perayaan bulan Ramadan bersama keluarga dan orang-orang terdekat.

Festival ini juga mengajak 800 anak yatim untuk berbuka puasa bersama pengunjung dan perwakilan pemerintahan dari sejumlah kota di Indonesia.

Pengguna OVO, Grab dan Tokopedia dapat merasakan pengalaman kemudahan untuk melakukan donasi melalui ketiga aplikasi.

Dengan mengedepankan kenyamanan dan kemudahan dalam melakukan donasi, diharapkan penggunaan ekosistem digital untuk sarana kebaikan selama Ramadan di Indonesia dapat meningkat.

Dengan konsep donasi digital ini, pengguna bisa lebih mudah dalam memberikan donasi dan ikut menjadi bagian dari masa depan anak yatim Indonesia dalam waktu kurang dari 30 detik. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo