Sabtu, 21 September 2019
22 Muḥarram 1441 H
Home / Keuangan / OJK Tetapkan PT Cahayaputra Asa Keramik sebagai Efek Syariah
FOTO | Dok. investasi.kontan.co.id
Dengan dikeluarkannya Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut, maka Efek tersebut masuk dalam Daftar Efek Syariah sebagaimana Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-24/D.04/2018.

Sharianews.com, Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan saham PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk sebagai efek syariah. Penetapan dilakukan berdasarkan SK penetapan OJK Nomor: KEP-66/D.04/2018 tentang Penetapan Saham PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk sebagai Efek Syariah.

"Dengan dikeluarkannya Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut, maka Efek tersebut masuk dalam Daftar Efek Syariah sebagaimana Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-24/D.04/2018 tanggal 24 Mei 2018 tentang Daftar Efek Syariah," kata Hoesen, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, dalam keterangan persnya, Kamis (24/10). 

Lebih lanjut dijelaskan keputusan penetapan tersebut adalah sebagai tindak lanjut dari hasil penelaahan OJK terhadap pemenuhan kriteria Efek Syariah atas Pernyataan Pendaftaran yang disampaikan oleh PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk.

Ada pun sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan berasal dari dokumen Pernyataan Pendaftaran serta data pendukung lainnya berupa data tertulis yang diperoleh dari Emiten maupun dari pihak–pihak lainnya yang dapat dipercaya.

Dikutip dari rilis OJK, secara periodik OJK akan melakukan review atas Daftar Efek Syariah berdasarkan Laporan Keuangan Tengah Tahunan dan laporan keuangan tahunan dari emiten atau perusahaan publik.

Review atas Daftar Efek Syariah juga dilakukan apabila terdapat emiten atau perusahaan publik yang pernyataan pendaftarannya telah menjadi efektif dan memenuhi kriteria Efek Syariah atau apabila terdapat aksi korporasi, informasi, atau fakta dari Emiten atau Perusahaan Publik yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidak terpenuhinya kriteria Efek Syariah.

Bergerak di bidang industri keramik

Dilaporkan sebelumnya, PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk, adalah perusahaan yang bergerak di industri keramik, dan menyatakan optimistismenya bahwa kinerja mereka di tahun 2019 pasca melakukan aksi penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) akan terus meningkat.

Perusahaan yang memiliki pabrik pembuatan keramik di Karawang, Jawa Barat ini membidik pendapatan di tahun 2019, dapat melampaui Rp 300 miliar. Angka ini meningkat dari proyeksi pendapatan di tahun 2018 sebesar Rp 260 miliar.

Direktur Utama PT Cahayaputra Asa Keramik, Johan Silitonga mengatakan, pihaknya juga membidik laba akhir tahun 2019 Rp 20 miliar, naik dari proyeksi tahun ini sebesar Rp 15 miliar.

“Kami akan fokus pada pasar dalam negeri untuk menengah kebawah. Permintaan masih cukup tinggi. Selain itu, kami akan lebih masuk ke end user dengan memotong jalur distribusi dengan menawarkan langsung ke ritel tanpa melalui agen,” ujar Johan kepada media dalam sebuah acara public expore, di Jakarta beberapa  waktu lalu.

Tahun ini, perseroan telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 18 miliar yang mayoritas penggunaanya untuk pembelian dan peremajaan mesin baru. Hingga saat ini belanja modal yang sudah terpakai sebesar Rp 8 miliar.

Sekadar informasi, saat ini perusahaan baru memiliki satu pabrik di Karawang seluas 19,7 hektar. Kapasitas produksi sendiri sebesar 9,18 juta m² selama setahun. Merek dagang perusahaan  tersebut saat ini ada tiga, yakni Kaisar, Gladiator dan Myleano.

Perseroan ini membidik pasar untuk hunian perumahan, apartemen, restoran, perkantoran, hingga mall dan perhotelan dengan pendapatan bersih per Mei 2018 naik menjadi Rp 99,97 miliar dari tahun sebelumnya Rp 84,84 miliar. Laba bersih pun menanjak menjadi Rp 6,45 miliar dari tahun sebelumnya yang merugi Rp 354 juta.

Tidak hanya itu, perusahaan juga mencatatkan margin laba bersih yang meningkat menjadi 6,45 persen dari tahun 2017 yang hanya 1,01 persen. (*)

Ahmad Kholil