Senin, 20 September 2021
13 Ṣafar 1443 H
Home / Keuangan / OJK Minta Bank Syariah Gunakan Bahasa yang Sederhana
Foto dok. Shutterstock
Hal itu untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat tentang bank syariah.

Sharianews.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta industri perbankan syaraih menggunakan basaha yang sederhana kepada nasabah. Hal itu untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat tentang bank syariah.

Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sarjito mengungkapkan OJK menerima banyak sekali pengaduan dari masyarakat perihal industri keuangan, termasuk perbankan syariah. Namun sebetulnya, apa yang diadukan tersebut adalah kesalahpahaman karena masyarakat belum paham terkait bank syariah.

Oleh karena itu, agar masyarakat mengerti, praktisi bank syariah diminta menggunakan bahasa yang sederhana ke masyarakat.

“Meskipun ada terminologi yang tidak bisa diubah ke dalam bahasa Indonesia, tapi diharapkan bisa dijelaskan dengan bahasa-bahasa yang sederhana. Sehingga tidak sampai terjadi keramaian atau kegaduhan di depan publik yang dikarenakan oleh kesalahpahaman yang sebenarnya tidak ada masalah apa-apa,” paparnya, beberapa waktu lalu.

Dengan menggunakan bahasa yang lebih dimengerti publik, bisa juga membuat literasi dan inklusi perbankan syariah meningkat dan itu dinilai Sajito sangat penting mengingat jumlah literasi dan inklusi saat ini masih rendah.

Lebih lanjut, Sarjito mengutarakan harapannya agar bank syariah bisa menjadi inklusif, tidak eksklusif. Karena bank syariah bisa diperuntukan untuk muslim maupun nonmuslim.

Rep. Aldiansyah Nurrahman