Kamis, 4 Juni 2020
13 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / OJK Berikan Daftar Sejumlah BUS yang Berikan Keringanan Pembiayaan
Bank Umum Syariah (BUS) telah menyampaikan pengumuman restrukturisasi atau keringanan bagi debitur perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terkena dampak virus corona.

Sharianews.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan mendukung kebijakan pemerintah dalam meringankan beban debitur yang terkena dampak virus corona atau Covid-19 melalui restrukturisasi/keringanan pembayaran.

Sejumlah Bank Umum Syariah (BUS) telah menyampaikan pengumuman restrukturisasi atau keringanan bagi debitur perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terkena dampak virus corona. Akhir bulan lalu, OJK telah mencatat 11 BUS yang memberikan pengumuman restrukturisasi.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengingatkan jangan percaya info atau pengumuman hoax yang beredar. "Hubungi call center bank perusahaan pembiayaan anda untuk keterangan lebih lanjut," tambahnya.

Berikut ini daftar Bank Syariah yang sudah menyampaikan program tersebut secara resmi:

-Bank Mandiri Syariah

-BNI Syariah

-Bank Bukopin Syariah

-Bank NTB Syariah

-Permata Bank Syariah

-Bank Muamalat

-Bank Mega Syariah

-Bank BJB Syariah

-BRI Syariah

-BTPN Syariah

-Bank Net Syariah

Program yang dilakukan BUS ini dilakukan sesuai dengan POJK No 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease.

Ketentuan tersebut menyebutkan bank dapat memberikan relaksasi terhadap fasilitas pembiayaan kepada nasabah yang terdampak pandemi virus Covid-19 dalam bentuk penundaan pembayaran dan/atau pemberian keringanan margin/bagi hasil yang kurun waktu dan syarat-syaratnya disesuaikan dengan sektor ekonomi, kriteria, dan kondisi nasabah dengan tetap mengacu kepada ketentuan OJK.

Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza menyampaikan Mandiri Syariah memahami dalam situasi saat ini dibutuhkan kebijakan khusus untuk nasabah pembiayaan yang terkena dampak pandemi dengan tetap menjaga kepentingan nasabah penyimpan dana serta keberlanjutan perekonomian kedepan.

“Insyaallah, kami akan terus bersama-sama dan mendukung nasabah menghadapi kondisi ini. Semoga kita semua dapat melewatinya dengan baik” ujar Reza.

Sementara itu, Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan BNI Syariah memberikan keringanan (restrukturisasi) berupa penundaan pembayaran kepada nasabah yang terdampak Corona (Covid-19).

“Bentuk keringanan restrukturisasi yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi dan jenis usaha nasabah. Restrukturisasi ini diharapkan dapat membantu memudahkan nasabah dalam hal pembayaran kewajibannya,” terang Iwan.

Rep. Aldiansyah Nurrahman