Sabtu, 11 Juli 2020
21 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / Nyatakan Siap dengan New Normal, Ini Skenario BRI Syariah
Foto dok. BRI Syariah
Sehubungan dengan rencana Pemerintah memperkenalkan “new normal”, BRI Syariah berkomitmen menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Sharianews.com, Jakarta - Sehubungan dengan rencana Pemerintah memperkenalkan “new normal”, BRI Syariah berkomitmen menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Direktur Operasional BRI Syariah Fahmi Subandi mengatakan sebagai sebuah lembaga jasa keuangan syariah, BRI Syariah menyatakan sudah mempersiapkan skenario penerapan new normal di area operasionalnya.

Skenario tersebut antara lain pemberlakuan protokol pencegahan di seluruh kantor BRI Syariah, penyesuaian jam operasional dan layanan serta pemanfaatan teknologi untuk menunjang kinerja.

Hal itu sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan tentang pencegahan penularan corona virus disease (Covid-19) di tempat kerja sektor jasa dan perdagangan (area publik).

BRI Syariah mewajibkan pekerja dan pengunjung menggunakan masker, kemudian melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1 meter, melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan nasabah,  mencegah kerumunan nasabah, serta memonitor kesehatan karyawan dan memastikan pekerja yang bertugas di kantor dalam kondisi sehat.

 “Kami menyiapkan fasilitas pembersih tangan di tempat-tempat yang mudah dijangkau. Kami memastikan semua protokol pencegahan dijalankan dengan patuh,” jelas Fahmi, dalam keterangannya.

Fahmi juga menjelaskan, BRI Syariah juga menyesuaikan jam layanan kepada nasabah di kantor bank. Jam layanan dibuka untuk nasabah pada pukul 08.30 hingga 15.00 dan akan menyesuaikan dengan aturan pemerintah daerah setempat. Namun layanan mobile banking dan call center BRI Syariah siap melayani nasabah selama 24 jam sehari.

Lebih lanjut dipaparkan Fahmi, layanan mobile banking dan call center BRI Syariah juga  siap melayani nasabah selama 24 jam sehari.

Menurut Fahmi, untuk layanan digital, selama masa imbauan berkegiatan di rumah, perseroan melihat masyarakat semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi. Banyak pekerjaan yang bisa disinergikan melalui video conference dan dilakukan di luar kantor.

“Untuk memfasilitasi kebutuhan transaksi nasabah saat di rumah, BRIS Online siap digunakan kapanpun di mana pun. Selama berlaku imbauan berkegiatan di rumah kami melihat pertumbuhan penggunaan mobile banking mencapai 36 persen dibandingkan kondisi biasa,” kata Fahmi.

Sementara itu, untuk internal business process, lanjut Fahmi, BRI Syariah juga sudah mengembangkan sistem yang memungkinkan tenaga pemasar pembiayaan memproses pengajuan pembiayaan nasabah di luar kantor.

“Aplikasi I-Kurma yang telah diluncurkan pada tahun 2019 dapat memangkas waktu proses pengajuan pembiayaan secara signifikan,”pungkasnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman