Jumat, 23 April 2021
12 Ramadan 1442 H
Home / Keuangan / Munas BPRS Asbisindo: Total Aset BPRS Rp14,95 Triliun
Foto dok. Istimewa
Tren pertumbuhan BPRS hingga akhir 2020 mengalami hal positif

Sharianews.com, Jakarta - Tren pertumbuhan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) hingga akhir 2020 mengalami hal positif, baik di sisi aset, pembiayaan maupun penghimpunan dana masyarakat.

Ketua Kompartemen BPRS Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Cahyo Kartiko menjelaskan pertumbuhan ini tidak begitu terpengaruh selama pandemi Covid-19 yang mulai terjadi pada triwulan pertengahan semester pertama di 2020.

“Hingga saat ini, pertumbuhan aset BPRS mencapai 8,67 persen dengan total aset Rp14,95 triliun. Sedangkan pembiayaan dan dana pihak ketiga tumbuh 7,42 persen menjadi Rp10,68 triliun dan 12,45 persen menjadi Rp9,81 trilun,” ungkapnya, saat Musyawarah Nasional (Munas) Kompartemen BPRS Asbisindo, di Menara HIK, Kota Tangerang, Senin (05/04)  

Menurut  Cahyo, selama pandemi Covid-19 yang melanda dunia memang memberikan dampak pada dunia perbankan, tidak terkecuali dengan BPRS. Tapi dengan adanya kebijakan dari pemerintah dan aturan baru dari otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberikan stimulus kepada dunia perbankan memberikan solusi bagi perbankan.

 “Kami berterimakasih kepada pemerintah dan OJK atas kebijakan-kebijakan yang telah diambil dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 terhadap industri perbankan khususnya BPRS,” ujar dia.

Kebijakan relaksasi, disebut Cahyo, pembiayaan memberikan kesempatan kepada nasabah BPRS untuk menata cashflow usaha yang mengalami goncangan akibat penurunan omset usaha. Banyak nasabah kami bisa terbantu dari kebijakan tersebut ungkap Cahyo.

Selain itu pula, Kompartemen BPRS terus aktif untuk menunjang stabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) di industri, baik dari level komisaris, direksi, manager hingga staf. Berbagai pelatihan dibuatkan untuk berbagai program secara daring maupun luring.

“Kegiatan sertifikasi terus dilakukan ditambah dengan training-training dalam pengembangan SDM. BPRS secara sumber daya manusia insaninya harus mempunyai intelektual yang modern, maju dan tangguh”, tandasnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman