Selasa, 25 Januari 2022
22 Jumada al-akhirah 1443 H
Home / Keuangan / MUI Ingatkan Soal Nama Bank Syariah Indonesia
Kami berharap tidak hanya dari asetnya yang Rp200-an triliun itu

Sharianews.com, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik kehadiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk. yang hingga kini proses pembentukannya masih berjalan.

Dukungan diberikan karena entitas hasil penggabungan (merger) tiga bank syariah milik Himbara ini diyakini bisa menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan umat muslim. Potensi Bank Syariah Indonesia tumbuh besar muncul karena bank ini memiliki nilai aset besar dibanding bank-bank syariah lain yang ada di Indonesia selama ini.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Cholil Nafis mengatakan MUI senang dan mendukung adanya Bank Syariah Indonesia. Ia juga mengingatkan terkait nama bank hasil penggabungan ini.

“Kami berharap tidak hanya dari asetnya yang Rp200-an triliun itu, tapi juga dikembangkan kembali menjadi kebanggaan, karena nama Syariah Indonesia-nya ini menjadi lambang kenegaraan dan lambang keislaman. Oleh karena itu saya mendukung full,” ujarnya, belum lama ini, dalam keterangan tertulis.

Menurut Cholil, awalnya ia berharap bank syariah besar yang lahir di Indonesia merupakan lembaga keuangan yang dibentuk sendiri, tanpa buah merger dari bank-bank eksisting. Akan tetapi, dia tetap mendukung kehadiran Bank Syariah Indonesia yang merupakan gabungan dari PT Bank BRIsyariah Tbk., PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah.

“Mudah mudahan ini menjadi awal untuk Indonesia memproduksi atau menjadi kiblat perbankan syariah di seluruh dunia,” ucap dia.

Bank hasil penggabungan akan melakukan kegiatan usaha di 1.200 lebih kantor cabang dan unit eksisting yang sebelumnya dimiliki BRI Syariah, Mandiri Syariah, serta BNI Syariah.

Total aset Bank Hasil Penggabungan nantinya mencapai Rp214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun. Jumlah tersebut menempatkan Bank Hasil Penggabungan dalam daftar 10 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset, dan TOP 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar.

Rep. Aldiansyah Nurrahman