Rabu, 1 Februari 2023
11 Rajab 1444 H
Home / Lifestyle / MUI Buat Satgas Covid-19

MUI Buat Satgas Covid-19

Senin, 13 April 2020 12:04
Foto dok. MUI
Satgas Covid-19 MUI berkomitmen memaksimalkan kinerja membantu masyarakat baik tim medis ataupun mereka yang terdampak Covid-19.

Sharianews.com, Penambahan pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia mencatat angka tertinggi sebanyak 399 kasus pada Minggu (12/4), sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret lalu. Sehingga jumlah yang terinveksi menjadi 4.241 kasus.

Sejumlah lembaga mengambil tindakan untuk membendung wabah ini.  Majelis Ulama Indonesia (MUI) membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan pandemi wabah Covid-19 di Tanah Air.  Satgas Covid-19 MUI berkomitmen memaksimalkan kinerja membantu masyarakat baik tim medis ataupun mereka yang terdampak Covid-19.

Dalam rapat perdana yang digelar secara daring pada Sabtu (11/4), Ketua Satgas Covid-19 MUI, M. Zaitun Rasmin, menjelaskan satgas ini dibentuk sebagai wujud kepedulian MUI dalam menghadapi wabah Covid-19. Sebagai wadah organisasi para ulama, zuama, dan umara, ia menegaskan MUI mempunyai tanggung jawab besar untuk menjalankan peranannya sebagai pelayan umat (khadim al-ummah). “Wabah Covid-19 tentunya membutuhkan peran semua pihak tak terkecuali MUI,” sambungnya.

Dalam ketranagn tertulis MUI, dengan mengusung tagline Gerakan Berseri (Bersedekah Saratus Ribu), Satgas menerima donasi dari berbagai elemen masyarakat untuk membantu penanangan Covid-19.

Donasi tersebut akan digunakan untuk membelikan keperluan alat pelindung diri (APD) tenaga medis, masker, hand sanitizer, dan kebutuhan alat kesehatan lainnya. Segenap peralatan tersebut akan didistribusikan ke sejumlah rumah sakit dan masyarakat yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, donasi akan disalurkan untuk membantu warga terdampak Covid-19 dari kalangan dhuafa. Selain itu, guna memaksimalkan kinerja Satgas Covid-19 MUI pihaknya akan bersinergi dengan pihak terkait seperti BNPB dan Satgas Nasional Covid-19, termasuk dengan jejaring ormas-ormas Islam dan lembaga filantropi.

Ketua Divisi Edukasi dan Pencerahan Asrorun Ni’am Sholeh, menekankan Satgas Covid-19 MUI ini perlu juga menyiapkan relawan untuk pendampingan keagamaan secara virtual pada pasien yang dalam isolasi serta menjadi konsultan tempat bertanya masyarakat dalam pengurusan jenazah.

Sementara itu, Sekretaris Wantim MUI Noor Ahmad menekankan pentingnya sinergi dengan instansi terkait agar gerak Satgas Covid-19 MUI terukur dan terarah serta tepat sasaran. Tidak hanya terkait dengan distribusi bantuan, tetapi juga soal mengedukasi masyarakat tentang isu-isu penting terkait pandemi Corona seperti edukasi tentang tidak bolehnya penolakan pemakaman jenazah Covid-19 dan edukasi umat terkait pelaksanaan beribadah selama wabah Covid-19.

“Kita mempunyai tugas dan tanggung jawab besar untuk memberikan pemahaman bersama menaati anjuran pemerintah di satu sisi, dan implementasi fatwa MUI terkait ibadah selama wabah corona,” ujar Noor Ahmad.

Rep. Aldiansyah Nurrahman