Selasa, 23 Juli 2019
21 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Lifestyle / Mohamed Salah, Menolak Pemberian Vila sampai Bangun Sekolah dan Rumah Sakit
Mohamed Sala (Dok/Foto Fox Sport)
Mohamed Salah menjadi salah satu pesepak bola yang banyak diperbincangkan pada musim ini.

Sharianews.com, Menjadi pemain sepak bola muslim di Liga Eropa memang tidak mudah. Perbedaan budaya Mesir dengan Inggris hampir berbanding terbalik. Maka bermainnya Mohamed Salah di Liga Inggris menjadi ujian sekaligus syiar agama islam.  Salah dikenal sebagai muslim yang taat. Di lingkungan rekan-rekannya ia dikenal sebagai pribadi yang rendah hati. Di Masyarakat Mesir ia dikenal sebagai sosok yang dermawan dan kerap membantu kampung halamannya di Nagrig, Mesir.

Mohamed Salah menjadi salah satu pesepak bola yang banyak diperbincangkan pada musim ini. Hal itu berkat penampilan apiknya bersama Liverpool.

Saat Salah bergabung dengan Liverpool, awal musim ia langsung tampil moncer. Total, 31 gol ia lesakkan di Liga Inggris sejauh ini. Totalnya, ia sudah membuat 43 gol di semua ajang bersama The Reds musim ini. Berkat gol-golnya itu, dia didapuk sebagai pemain terbaik Liga Inggris 2017/2018 versi PFA.

Di Timnas pun demikian, Salah juga tampil baik bersama Timnas Mesir. Ia berhasil membawa Mesir lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah beberapa pulauh tahun absen di Piala Dunia. Salah pun banyak mendapat pujian dari warga Mesir.

Di balik prestasi yang ditorehkannya itu, Salah ternyata memiliki perilaku yang mengagumkan. Dikutip dari Tribal Football, Salah sempat diberi hadiah vila mewah oleh seorang pengusaha berkat jasanya membawa Mesir ke Piala Dunia 2018. Namun, Salah menolak dan malah berharap uang pembelian vila itu diberikan untuk pembangunan kampung di Mesir.

Belum selesai, Dikutip dari Sun Sport, Salah pernah mendanai pembangunan sebuah rumah sakit dan sebuah sekolah di Nagrig. Bahkan sekolah itu dikhususkan untuk perempuan. Hal itu dimaksudkan agar perempuan-perempuan setempat bisa mendapatkan akses sekolah dengan mudah. Pasalnya, lebih banyak dari warga setempat untuk keluar kota ketika menempuh pendidikan.

Wali Kota Nagrig, Maher Shatiyah, mengatakan Salah memang tidak pernah lupa kampung halamannya. Ia datang untuk membangun Mesir. Selain sekolah, dia membangun rumah sakit beserta peralatan medis. Baru-baru ini, dia juga membelikan sebuah ambulans di rumah sakit tersebut. Dia pun akhirnya membuat yayasan amal untuk mengakomodasi segala bantuan yang ingin disumbangkkanya bernama Mohamed Salah Charity Foundation.

"Salah adalah orang yang rendah hati, yang meskipun sangat populer di dunia, tidak pernah melupakan kotayang membesarkannya. Ia telah memberikan begitu banyak bantuan, yang pertama adalah serangkaian gerai makanan di bawah manajemen kota, serta unit ambulan pertama di kota ini," ucap Maher.

"Salah selalu menafkahi orang-orang kampung halamannya yang tak mampu. Pembentukan yayasan itu melayani lebih banyak keluarga, ia menghabiskan sekitar 2.000 dan 3.500 poundsterling per bulan," tandasnya.

Reporter: Fathia Editor: Munir Abdillah