Sabtu, 7 Desember 2019
10 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Keuangan / Milenial Tertarik dengan Tabungan Haji dan Umrah Mandiri Syariah
FOTO I Dok. sharianews.com
Tabungan ini tidak dapat dicairkan kecuali untuk melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji/ Umrah (BPIH). Dengan setoran awal minimal Rp100 ribu. Setoran selanjutnya minimal Rp100 ribu.

Sharianews.com, Jakarta ~ PT Bank Mandiri Syariah (Mandiri Syariah) melihat masyarakat kelompok milenial melirik ibadah haji dan umrah. Terlihat dari program Tabungan Mabrur yang cukup diminati milenial.

Group Head Digital Mandiri Syariah, Riko Wardhana mengatakan Mandiri Syariah mengatakan sekitar 1,8 juta penabung mabrur. Dari jumlah tersebut, 10 persennya merupakan kelompok milenial.

"Milenial tercermin pada jamaah haji dan murah. Mandiri Syariah melayani haji dan umrah untuk masyarakat," jelas Riko, pada acara Jakarta Syariah Halal Festival, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (7/3).

Pada acara bertajuk Arah Baru Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal tersebut, Riko mengungkapkan adanya kesadaran dari para milenial tentang haji dan umrah.

Kelompok milenial menyadari karena usia mereka masih tergolong muda, mereka perlu menabung mempersiapkan diri untuk ibadah umrah dan haji. "Itulah yang kita bawa, kita fasilitasi mereka sehingga mereka mempersiapkan diri," tambah Riko.

Tabungan mabrur haji dan umrah Mandiri Syariah dalam mata uang rupiah untuk membantu pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah.

Tabungan ini tidak dapat dicairkan kecuali untuk melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji/ Umrah (BPIH). Dengan setoran awal minimal Rp100 ribu. Setoran selanjutnya minimal Rp100 ribu.

Saldo minimal untuk didaftarkan ke Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) adalah Rp25,1 juta atau sesuai ketentuan dari Kementerian Agama. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo