Rabu, 3 Maret 2021
20 Rajab 1442 H
Home / Ziswaf / Milenial Semakin Tertarik Berwakaf
Foto dok. Pexels
Sekarang ini berwakaf bisa secara kolektif

Sharianews.com, Jakarta - Berwakaf dikalangan milenial semakin mengalami perkembangan. Ada sejumlah penyebab kenapa milenial menjadi semakin sadar dan tertarik akan berwakaf di era ini.

Direktur Keuangan Sosial Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah KNEKS Ahmad Juwaini mengungkapkan dikalangan milenial terjadi perubahan tentang konsep berwakaf. Mereka sadar bahwa berwakaf itu perlu dipersiapkan setiap saat, karena ajal manusia tidak ada yang tahu kapan.

Kemudian, milenial tahu, berwakaf itu tidak harus besar. Sekarang ini berwakaf bisa secara kolektif. Berwakaf sedikit, tapi jika pembayar kelompok banyak bisa menjadi besar. Terlebih saat ini, dibantu dengan teknologi informasi dan digital orang bisa mengumpulkan berwakaf bersama dengan suatu informasi dipublikasikan di media. Akhirnya orang berbondong-bondong meskipun kecil-kecil, tapi hasilnya jadi besar.

“Terakhir yang turut mendukung milenial juga, wakaf tidak harus wakaf abadi, tidak harus wakaf yang sekali bayar tidak bisa ditarik kembali, dulu wakaf begitu pengertiannya. Sekarang ada wakaf sementara. Orang kalau memang ingin mewakafkan hartanya bisa 5 tahun atau 10 tahun. Wakaf tidak harus dihibahkan, total masih bisa dikelola kemudian,” ujar Juwaini.

Salah satu bukti naiknya kelompok milenial dalam berwakaf adalah hasil dari Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS). Juwaini mengungkapkan, informasi dari Kementerian Keuangan salah satu yang tertarik dengan CWLS adalah milenial. “Mereka merasa mudah tinggal pencet gadget dengan aplikasi mobile wakaf itu orang lebih gampang,” imbuhnya.

Direktur Pembiayaan Syariah Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah mengatakan total volume pemesanan pembelian CWLS seri SWR001 yang diluncurkan 2020 sebesar Rp14,91 miliar dan menjangkau 1.041 wakif yang terdiri dari 1.037 wakif individu dan empat wakif institusi.

Berdasarkan generasi pemesanan CWLS, wakif Generasi X (kelahiran 1965-1979) mendominasi pemesanan dengan total nominal sebesar Rp5,6 miliar dan jumlah wakif sebanyak 453 orang. Jumlah nominal pemesanan dari Generasi Y/Millenial sebesar Rp1,62 miliar (13,18 persen) dari 277 wakif. Sementara itu, Generasi Z (usia di bawah 20 tahun) juga ikut berpartisipasi dengan jumlah pemesanan sebesar Rp9 juta dari 4 wakif.

“Alokasi untuk pembiayaan dari hasil pemanfaatan CWLS tadi digunakan untuk mendukung pembangunan Retina Center, pembelian alat kesehatan, kemudian ambulance dan operasi katarak gratis, imbuh Dwi.

Rep. Aldiansyah Nurrahman