Jumat, 22 Maret 2019
16 Rajab 1440 H
x
FOTO | Dok.dompetdhuafa
Dompet Dhuafa Hong Kong menerima penyerahan secara simbolis dana kemanusiaan sebesar 40.000 HKD atau senilai Rp72 juta.

Sharianews.com, Hong Kong ~Dompet Dhuafa Hong Kong menginisiasi kegiatan zikir, tausiah, dan doa yang dihadiri ratusan warga negara Indonesia (WNI) dan berbagai perwakilan organisasi pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong.

Dengan mengangkat tema "Dari Hong Kong untuk Indonesia”, kegiatan tersebut diselenggarakan di lapangan rumput hijau, Victoria Park Causeway Bay. Selasa (29/1)

Imam sebagai pimpinan cabang DD Hong Kong yang baru menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin sinergi antara DD Hong Kong dengan organisasi dan komunitas di sana.

"Harapan kami dapat terjalin sinergi oleh DD Hong Kong yang saat ini berusia 15 tahun dengan organisasi WNI serta komunitas Hong Kong atau Macau lainnya, baik dalam program layanan-dakwah, advokasi, atau pemberdayaan," ujar Imam seperti dalam keterangan tertulis, Selasa (29/1).

Selain itu, ditambahkan Imam, kegiatan tersebut bertujuan agar perantau di Hong Kong tidak hanya mencari pundi-pundi uang, tetapi juga turut dalam syiar Islam, berbagi sesama, dan ikhtiar bersama agar sukses di rantau dan mandiri di negeri sendiri.

Kegiatan yang dilaksanakan Dompet Dhuafa Hong Kong juga bertujuan untuk merajut kembali ukhuwah sesama Muslim dan anak bangsa yang jauh dari keluarga disaat adanya perbedaan yang semakin berkembang, baik dalam penafsiran tentang agama atau karena pandangan politik.

Dalam acara tersebut jemaah juga tidak lupa mendoakan bangsa Indonesia dan dunia Islam serta sahabat-sahabat PMI yang sedang sakit. Acara tersebut dipimpin oleh Ustaz H Ali Makmun, yang merupakan pendakwah dari perwakilan pekerja migran Indonesia di Hong Kong.

Masyarakat muslim di Hong Kong memercayai Dompet Dhuafa Hong Kong sebagai lembaga zakat yang amanah dalam menyalurkan donasi. Selain zikir, tausiah dan doa bersama, Dompet Dhuafa Hong Kong menerima penyerahan secara simbolis dana kemanusiaan sebesar 40.000 HKD atau senilai Rp72 juta.

Dana tersebut dihimpun oleh para volunter dan perwakilan organisasi untuk meringankan para korban musibah di berbagai daerah di tanah air melalui Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa Hong Kong juga mengadakan sesi motivasi dan sharing "Merawat Asa" bersama Maya Sita, General Manager Human Capital Dompet Dhuafa, yang juga seorang psikolog. Sekitar 100 orang yang menghadiri acara yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa.

Sebagai kantor cabang pertama di luar negeri, Dompet Dhuafa Hong Kong telah memberikan manfaat kepada Ribuan Buruh Migran Indonesia (BMI) atau TKI/TKW di Hong Kong melalui program Shelther yang dibina melalui program-program pendidikan, pelatihan, dakwah, ekonomi, kewirausahaan, advocacy, kesehatan, dan kemandirian.

Pemberdayaan tersebut untuk melatih BMI agar mereka sukses di rantau dan mandiri di negeri sendiri.

Ustaz Ahmad Fauzi Qosim selaku sekretaris Dewan Syariah Dompet Dhuafa menjelaskan “Dompet Dhuafa Hong Kong juga menaungi sekitar 150 lembaga yang terdapat di Hong Kong," demikian kata ustaz Ahmad.

Pada saat ini terdapat 50 volunteer yang bergabung Bersama Dompet Dhuafa Hong Kong.

"Pada kesempatan ini juga kami memberikan penjelasan tentang Ziswaf Course dan Sekolah Daiyah Ulil Albab yang diikuti para perwakilan ketua organisasi dan volunter," ucap Ustaz Ahmad.

Program ini akan di laksanakan pada Januari-Maret 2019 oleh para Dai Cordofa, program ini merupakan lanjutan program DDHK 2012 lalu dalam rangka syiar, dakwah ziswaf (zakat, infaq, sedekah, dan wakaf) dan kaderisasi Daiyah dari kalangan pekerja migran. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo