Minggu, 22 Mei 2022
21 Shawwal 1443 H
Home / Keuangan / Masih Berkutat dengan Masalah Likuiditas, BPRS Berharap dari Kelola Dana Haji
Foto dok. Sharianews
Berharap sinergitas dengan BPKH segera terealisasi pada tahun ini

Sharianews.com, Jakarta - Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) masih mengalami persoalan likuiditas akibat pandemi Covid-19. Penghimpunan dana masyarakat dari sisi dana murah cukup sulit karena terbatasnya akses masyarakat ke perbankan dan perputaran sektor ekonomi kecil menurun.

Maka dari itu, Kompartemen Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Asbisindo berharap sinergitas dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) segera terealisasi pada tahun ini.

Ketua Kompartemen BPRS Asbisindo, Cahyo Kartiko menyampaikan penandatangan kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan dengan BPKH di semester I tahun 2020 belum mengalami kemajuan sehingga BPRS secara nasional belum bisa mengelola dana haji.

"Demi menjalankan roadmap perbankan syariah 2020-2025 maka realisasi MoU dengan BPKH di tahun ini merupakan langkah besar dalam membantu BPRS terkait persoalan likuiditas BPRS," jelasnya.

Adanya dana setoran haji, disebut Cahyo, dapat didorong untuk menjaga likuiditas. Apalagi saat ini Ototitas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong industri bank syariah terutama BPRS meningkatkan kerja sama antara lembaga pemerintahan. OJK berharap dari BPRS untuk menggerakkan sinergitas dengan para ekosistem syariah terkait.

"Ini merupakan penjajakan dari keinginan OJK, maka sudah seharusnya BPRS mengambil peran untuk mendapatkan porsi dari pengelolaan dana haji," ujar Cahyo.

Selain itu, BPRS sebagai industri masih dalam tahap perkembangan yang memiliki kekurangan terutama dalam hal pengenalan dan pemahaman masyarakat. BPRS sebagai lembaga keuangan belum diterinformasikan secara menyeluruh sebagai salah satu layanan keuangan syariah.

“BPRS berusaha melaksanakan berbagai upaya peningkatan awareness masyarakat terhadap keberadaan BPRS di tanah air diantaranya dengan menetapkan Hari BPRS yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan,” tambah Cahyo.

Rep. Aldiansyah Nurrahman