Sabtu, 28 Januari 2023
07 Rajab 1444 H
Home / Ekbis / Masih Banyak UMK Belum Siap Sertifikasi Halal, Kantin Halal Bisa Jadi Pendaming UMK
Foto dok. Savio Yu/Pexels
Kantin Halal dan Halal Center yang dimiliki perguruan tinggi berperan dalam penguatan penyelia halal dan pendampingan pelaku UMK.

Sharianews.com, Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama mengungkapkan di lapangan masih banyak Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang belum siap bersertifikasi halal.

Sehingga, Kepala BPJPH Sukoso berharap, melalui Kantin Halal dan Halal Center yang dimiliki perguruan tinggi berperan dalam penguatan penyelia halal dan pendampingan pelaku UMK.

“Nantinya pendampingan dalam proses produk halal ini diatur di dalam PP (Peraturan Pemerintah) dari Undang-Undang Cipta Kerja, yang dapat dilakukan oleh Ormas Islam atau Lembaga Keagamaan Islam berbadan hukum, juga organisasi pemerintah termasuk perguruan tinggi,” terang Sukoso, dalam video conference, Jumat (05/02).

Lebih lanjut, ia menyampaikan, di masa pandemi Covid-19 ini, digitalisasi juga merupakan hal yang penting dilakukan agar kegiatan ekonomi dapat tetap berjalan.

“Namun jangan memaksa UMK untuk melakukan digitalisasi, dan ini kesempatan Halal Center untuk me-wrap up itu semua untuk membantu produk mereka menjadi terdigitalisasi,” tambah Sukoso.

Pada kesempatan itu juga, Sukoso menyampaikan harapannya upaya pengembangan Halal Center dan Kantin Halal terus dilakukan sehingga ekosistem halal dapat terbangun optimal.

“Ini potensi luar biasa. Dengan adanya Kantin Halal dan Halal Center, maka upaya ini harus menjadi pengembangan ekosistem halal di lingkungan perguruan tinggi,” pungkas Sukoso.

Rep. Aldiansyah Nurrahman