Sabtu, 16 November 2019
19 Rabi‘ al-awwal 1441 H
Home / Ziswaf / Madrasah Amil Diharapkan Perkuat Peran NU Care-Lazisnu bagi Kesejahteraan Nahdliyin
Madrasah Amil yang dilaksanakan NU Care-Lazisnu Bali diikuti 50 peserta, perwakilan delapan dari sembilan PCNU yang ada di Provinsi Bali.

Sharianews.com, BaliKegiatan Madrasah Amil NU Care-Lazisnu tiba di Pulau Bali, usai kegiatan yang sama digelar di Kabupaten Banyumas dan Jepara pekan lalu.

Madrasah Amil yang dilaksanakan NU Care-Lazisnu Bali diikuti 50 peserta, perwakilan delapan dari sembilan PCNU yang ada di Provinsi Bali.

“Teman-teman yang hadir ada dari Buleleng, Jembrana, yang perjalanannya (menempuh jarak) kurang lebih 150 km, (hadir) karena kecintaan kepada organisasi dan keingintahuan tentang sistem pengelolaan,” ungkap Ketua PWNU Bali, KH Abdul Azis, pada pembukaan Madrasah Amil yang digelar di Gedung PWNU Bali, Denpasar, Sabtu (12/10).

Dirinya menyampaikan, sistem pengelolaan dana harus dilakukan secara profesional, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Pengelolaan (dana) tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Tapi harus profesional. Sebagai (bentuk) pertanggungjawaban kepada umat, sehingga organisasi bisa berjalan dengan baik,” paparnya.
NU Care-Lazisnu, lanjut Kiai Azis, diharapkan menjadi tumpuan dan memperkuat peran bagi kesejahteraan warga NU.

“Harapan ke depan, Lazisnu memang harus menjadi tumpuan kita bersama, untuk kesejahteraan nahdliyin. Walaupun warga NU itu banyak, tapi paling tidak Lazisnu ikut serta mengambil bagian,” harapnya.

NU Care-Lazisnu Bali sendiri didirikan pascabencana erupsi Gunung Agung pada tahun 2017.

“Atas dasar kemanusiaan, bersama PWNU, tanpa pikir panjang, dibentuklah waktu itu Satgas Bencana Peduli Gunung Agung. Hadir waktu itu LAZISNU Pusat menyalurkan bantuan. Setelah koordinasi dengan Lazisnu Pusat, empat bulan setelah bencana berdirilah Lazisnu di Bali. Sejarahnya seperti itu,” ucap Ketua NU Care-Lazisnu Bali, Ekky Rezal.

Ekky menjelaskan, setelah berdiri dan mendapatkan SK serta Izin Operasional, NU Care-Lazisnu kemudian menghimpun dan menyalurkan dana dalam bentuk program.

“Kita juga menjalin kerja sama dengan perusahaan dan asosiasi. Dan saat kejadian gempa di Lombok, Lazisnu Bali ikut bantu teman-teman di Lombok. Kita mengirimkan bantuan darurat dan ikut membangun masjid,” jelasnya. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo