Senin, 16 September 2019
17 Muḥarram 1441 H
Home / Keuangan / Luncurkan KPR Syariah Milenial, Ini yang Ditawarkan BTN Syariah
FOTO I Dok. perumahansyariah5bahasa.com
Pertama, dengan ujroh atau uang sewa (fee) sebesar 7,75 persen fixed selama tiga tahun pertama. Kedua, dengan ujroh sebesar 8,25 persen fixed selama lima tahun pertama selanjutnya berjenjang selama jangka waktu KPR sampai dengan 30 tahun.

Sharianews.com, Jakarta ~ Menyambut milad ke-14, Unit Usaha Syariah Bank BTN (BTN Syariah) yakni anak bisnis dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, meluncurkan produk baru yaitu Pembiayaan Properti BTN iB, di Jakarta, Kamis (14/2).

Direktur Bank BTN, Iman Nugroho Soeko mengatakan Pembiayaan Properti BTN iB dengan nama KPR Hits diracik khusus bagi para milenial yang ingin melakukan resolusi “hijrah”.

KPR Hits yang merupakan jenis KPR nonsubsidi memiliki keistimewaan dibandingkan produk pembiayaan perumahan milik BTN Syariah sebelumnya, yaitu menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ).

MMQ merupakan fitur baru produk KPR dari BTN Syariah yang selama ini menggunakan akad Murabahah (jual beli) dan Istishna’ (jual beli pesanan).

“Akad tersebut disesuaikan dengan pangsa pasar yang kami bidik,yaitu para milenial yang menginginkan tenor cicilan yang panjang, yaitu hingga 30 tahun. Namun, dengan uang muka yang terjangkau dan ujroh atau uang sewa yang ringan,” kata Iman, dalam keterangannya.

Iman menambahkan akad MMQ merupakan gabungan atau hybrid dari dua akad yaitu akad Musyarakah dan Ba’i.

Ini berarti pembelian rumah atau apartemen yang menjadi agunan KPR merupakan aset bersama antara bank dengan nasabah dengan porsi kepemilikan yang telah disepakati pada saat awal akad.

Bank dan nasabah sepakat bahwa agunan KPR tersebut disewakan kepada nasabah sehingga nasabah memiliki kewajiban membayar angsuran sewa setiap bulannya.

Pembayaran angsuran sewa yang dilakukan nasabah secara otomatis menambah porsi kepemilikan nasabah dan mengurangi porsi kepemilikan bank.

Jadi pada saat pembiayaan lunas, porsi kepemilikan rumah atau apartemen akan beralih sepenuhnya ke nasabah.

Selain akad yang digunakan, BTN Syariah juga menawarkan sejumlah keringanan yang lain bagi nasabah KPR Hits.

Di antaranya uang muka ringan mulai satu persen dan angsuran yang terjangkau dengan dua pilihan skema.

Pertama, dengan ujroh atau uang sewa (fee) sebesar 7,75 persen fixed selama tiga tahun pertama. Kedua, dengan ujroh sebesar 8,25 persen fixed selama lima tahun pertama selanjutnya berjenjang selama jangka waktu KPR sampai dengan 30 tahun.

KPR Hits juga memberikan peluang pelunasan KPR tanpa biaya penalti. “Untuk bisa mengajukan KPR Hits, nasabah berusia minimal 21 tahun, memiliki pekerjaan tetap dengan masa kerja minimal satu tahun dan yang penting agunan yang digunakan adalah rumah atau apartemen atau ruko ready stock atau sudah tersedia, bukan yang belum dibangun atau berbentuk kavling tanah,” ujar Iman.

Adapun unit ready stock yang dimaksud, menurut Iman, berbentuk properti baru maupun second. Syaratnya memiliki dokumen legalitas properti yaitu SHM/SHGB dan IMB serta berada di lokasi yang marketable. Selain pembelian properti baru, KPR Hits juga dapat digunakan untuk take over dan top up. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo