Sabtu, 8 Agustus 2020
19 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Haji umrah / Lima WNI Ekspatriat Arab Saudi Tiba di Jeddah untuk Berhaji
Foto dok. Kemenag
Salah satunya adalah guru sekolah Indonesia di Riyad. Ada juga yang berprofesi sebagai perawat

Sharianews.com, Jakarta - Jemaah haji 1441H sudah mulai tiba di Jeddah, Arab Saudi. Mereka tiba secara bertahap di Bandara International King Abdul Aziz, Jeddah, sejak 25 Juli 2020.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Haji dan Kementerian Informasi Arab Saudi, jemaah haji 1441H berjumlah 1 ribu orang. Sebanyak 70 persen diisi ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi, sementara 30 persen lainnya untuk warga Arab Saudi, terutama yang bekerja di kesehatan dan keamanan.

Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Endang Jumali mengatakan data 28 Juli 2020 menunjukan ada 510 jemaah dari berbagai kota di Arab Saudi yang sudah tiba di Jeddah. Diantaranya ada juga Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Ekspatriat di Arab Saudi. Total WNI ekspatriat yang tercatat di hari itu ada lima jemaah haji dan sudah tiba di Jeddah.

"Salah satunya adalah guru sekolah Indonesia di Riyad. Ada juga yang berprofesi sebagai perawat. Informasi WNI Ekspatriat di Arab Saudi yang berhaji masih akan terus di-update," jelas dia.

Bila dirinci, 510 jemaah yang tiba melalui bandara Jeddah antara lain berasal dari Madinah (230), Riyad (171), dan Syarqiyah (53). Ada juga dari Kota Ashir, Najran, dan Baha dengan jumlah 28 orang. Dari Kota Jizan 14 orang, sedang dari Kota Hudud, Syimaliyah, Tabuk dan lainnya berjumlah 14 orang.

Sementara sisanya atau 490 orang, tiba di Makkah tidak melalui Bandara Jeddah. Mereka jemaah dari Thaif, Jeddah, Laits dan Makkah itu sendiri.

Ia menjelaskan, setibanya di Jeddah, jemaah di antar ke Makkah dengan bus. Setiap pemberangkatan, bus hanya diisi 12-15 jemaah agar tetap menjaga jarak.

"Jemaah ditempatkan di Hotel Four Point yang berada di wilayah Aziziyah, per orang satu kamar. Kelengkapan lainnya sudah disiapkan Kementerian Haji Arab Saudi, termasuk masker dan makanan," terangnya.

Jemaah akan diberangkatkan ke Thaif pada 8 Zulhijjah 1441H atau 29 Juli 2020 untuk mengambil miqat dan berihram. Selanjutnya, jemaah di antar ke Masjidil Haram untuk Thawaf Qudum, lalu ke Mina untuk menjalani proses Tarwiyah.

Pada 9 Zulhijjah 1441H pagi, atau bertepatan 30 Juli 2020, jemaah akan bergerak ke Arafah untuk menjalani wukuf. Malamnya, jemaah diantar ke Muzdalifah.

Tanggal 31 Juli 2020 pagi, jemaah ke Jamarat untuk melontar Jumrah Aqabah. Selanjutnya, mereka ke Masjidil Haram untuk Thawaf Ifadlah. Setelah itu, mereka ke Mina untuk menginap (mabit) selama hari Tasyriq. Thawaf Wada' dilakukan pada 2 Agustus untuk selanjutnya jemaah meninggalkan Makkah.

Rep. Aldiansyah Nurrahman