Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Keuangan / Lima Seri Sukuk Negara Ditawar Rp20,90 Triliun
Foto dok. Pexels
Hasil tersebut lebih tinggi dari target pemerintah yang sebesar Rp10 triliun.

Sharianews.com, Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menggelar lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (27/10), dengan total penawaran masuk sebesar Rp20,90 triliun.

Berdasarkan keterangan DJPPR, total nominal yang dimenangkan dari seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp12,35 triliun. Hasil tersebut lebih tinggi dari target pemerintah yang sebesar Rp10 triliun.

Seri SBSN yang dilelang ini adalah seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPNS) dan Project Based Sukuk (PBS).

“Pemerintah melaksanakan lelang SBSN pada tanggal 27 Oktober 2020 untuk seri SPNS14042021 (reopening), PBS027 (reopening), PBS026 (reopening), PBS025 (reopening), dan PBS028 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia,” jelas DJPPR Kementerian Keuangan.

Seri SPNS14042021 memiliki tingkat imbalan secara diskonto dengan tanggal jatuh tempo pada 14 April 2021. PBS027 menawarkan tingkat imbalan 6,5 persen dengan jatuh tempo 15 Mei 2023.

Seri PBS026 jatuh tempo 15 Oktober 2024 dengan tingkat imbalan 6,625 persen. Sementara itu, seri PBS025 jatuh tempo dijadwalkan pada 15 Mei 2033 dengan tingkat imbalan 8,375 persen. Terakhir, PBS028 tidak dijelaskan berapa tingkat imbalan yang ditawarkan 7,75 persen dan jatuh tempo pada 15 Oktober 2046.

Rincian jumlah penawaran yang masuk dan jumlah nominal dimenangkan kelima seri antara lain, untuk SPNS14042021 penawarannya yang masuk Rp3,17 triliun dan nominal yang dimenangkan Rp1,55 triliun. Sementara, PBS027 ditawar Rp1,15 triliun dan nominal yang dimenangkan Rp800 miliar.

Sementara untuk seri PBS026, PBS025, dan PBS028 penawaran yang masuk Rp3,92 triliun, Rp4,53 triliun, dan Rp8,13 triliun. Rincian nominal yang dimenangkan yakni Rp2,95 triliun, Rp2,3 triliun dan Rp4,75 triliun.

Sebagai informasi, sukuk merupakan investasi sesuai syariah yang aman dan menawarkan return menarik. Sukuk dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Rep.. Aldiansyah Nurrahman