Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / Lewat Abipraya Properti Vaganza, BNI Syariah Incar Pasar Millenial
FOTO I Dok. sharianews.com
Saat ini, tercatat 70 persen dari generasi millenial di Indonesia masih belum mempunyai rumah. Dalam acara ini, BNI Syariah menawarkan solusi Hasanah bagi generasi millenial yang ingin memiliki rumah.

Sharianews.com, Jakarta ~ BNI Syariah mulai meningkatkan pembiayaan perumahan untuk pasar millenial. Hal ini ditunjukkan dengan partisipasi BNI Syariah dalam Abipraya Properti Vaganza, BUMN Properti Expo 2019.

Acara ini digelar untuk memperingati HUT Kementerian BUMN Ke-21.  Bertempat di The Synergy Lounge Lantai tiga Gedung Kementerian BUMN,  15 April 2019, acara ini dihadiri oleh perwakilan segenap perbankan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hadir dalam acara ini, Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo, Direktur Utama PT Brantas Abipraya Bambang Marsono, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, dan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro.

Acara Abipraya Properti Vaganza kali ini mengambil tema "Generasi Millenial Hebat Punya Rumah". Terkait tema ini, pemerintah mengoptimalkan sinergi BUMN untuk perumahan rakyat. Sinergi ini salah satunya dilakukan dalam program perumahan dengan DP 0 persen.

Saat ini, tercatat 70 persen dari generasi millenial di Indonesia masih belum mempunyai rumah. Dalam acara ini, BNI Syariah menawarkan solusi Hasanah bagi generasi millenial yang ingin memiliki rumah.

Firman berharap melalui pembiayaan Griya IB Hasanah generasi muda bisa lebih cepat memiliki rumah idaman yang nyaman dan tentram sesuai prinsip syariah.

"Kami, mempunyai program 4B, diantaranya adalah bebas provisi, bebas administrasi, bebas penalti dan bebas taksasi," tegas Firman dalam keterangannya, Selasa (16/4).

Untuk itu, Firman mendorong masyarakat terutama generasi muda agar tidak takut untuk membeli rumah.

Dalam acara ini, BNI Syariah juga melakukan akad kredit kolektif. Akad kolektif ini melanjutkan kerja sama BNI Syariah dengan Brantas Abipraya pada Februari 2019.

Dari akad kredit kolektif pada acara ini, BNI Syariah mencatat total plafon sebesar Rp 2,1 miliar dari lima nasabah pertama untuk pembiayaan rumah proyek Abipraya. Sampai akhir tahun dari kerjasama BNI Syariah dengan Abipraya Properti ditargetkan bisa mencatatkan total pembiayaan Rp10 miliar sampai Rp15 miliar dari total 220 unit rumah yang tersedia untuk dijual.

Nasabah pembiayaan ini memiliki plafon antara Rp290 juta - Rp430 juta dan tenor 108 bulan - 168 bulan. Proyek perumahan berlokasi di Arya Green Tajurhalang yang merupakan proyek Brantas Abipraya. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo