Sabtu, 20 April 2019
15 Sha‘ban 1440 H

Lembaga Pemeriksa Halal

Rabu, 7 November 2018 11:11
FOTO I Dok. Kliklegal.com

Sharianews.com, Jakarta. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, kini semakin memudahkan masyarakat untuk mengakses segala hal. Termasuk dalam layanan sertifikasi halal LPPOM-MUI. Sistem layanan bernama Cerol (Certification Online) SS 23000 mulai diluncurkan pada tanggal 24 Mei 2012.

Tujuan dari dibuatnya Cerol SS 23000 ini adalah membuat layanan sertifikasi halal LPPOM-MUI semakin efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Kini, dengan hadirnya Cerol SS 23000 pelaku usaha semakin mudah untuk mendapatkan akses layanan sertifikasi halal.

Menurut Dr. Muhammad Yanis Musdja, Direktur Yayasan Halal Indonesia, dari berbagai sektor industri yang mengajukan permohonan sertifikasi halal, sebagian besar adalah industri pangan, kafe dan restoran.

Selain itu, Yanis juga memberikan informasi bahwa Lembaga Pemeriksa Halal bukan saja dari LPPO-MUI. Lembaga lain yang bisa memberikan sertifikasi diantaranya Lembaga Pemeriksa Halal Nadhatul Ulama (NU) dan Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thoyyiban Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LPH-KHT Muhammadiyah) 

Dilansir dari Suaramuhammadiyah.com, Muhammadiyah akan hadir memberikan pelayanan dan advokasi terhadap usaha rakyat terutama UMKM  sehingga mereka bisa mendapatkan sertifikat halal dengan mudah dan murah.

Muhammadiyah sebagai ormas Islam secara prinsip sangat siap membantu pemerintah dan sekaligus membantu rakyat untuk merealisasikan UU JPH yang sudah harus berlaku pada bulan Oktober 2019. Dimana di tingkat pusat sudah disiapkan kepengurusan LPH-KHT Muhammadyah dan nanti akan melibatkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) sebagai penyedia tenaga auditor dan laboratorium halal.

Selain ormas keagamaan, UU Jaminan Produk Halal juga memberi kesempatan perguruan tinggi keagamaan (PTK) maupun perguruan tinggi umum (PTU) untuk memiliki LPH.

Baca juga Sejarah Logo Halal di Indonesia

20 Daftar Industri Makanan dan Restoran yang Berlabel Halal

Memperoleh sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BP JPH) memang suatu keuntungan bagi pemilik usaha seperti kafe, restoran, dan produsen bahan pangan di Indonesia. Negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini, lebih memilih produk makanan yang sudah memiliki label halal dari MUI. Dengan adanya label halal dari MUI, makan konsumen tidak ragu lagi kehalalan dari produknya.

Berikut ini 20 daftar restoran, kafe, dan bakery yang sudah memperoleh sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BP JPH). (*)

 

Achi Hartoyo