Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Ziswaf / Lazisnu Distribusikan Hewan Kurban ke 16 Provinsi di Indonesia dan 5 Negara
Foto/dok.Nucarelazisnu
Tahun ini NU Care-Lazisnu mendistribusikan hewan kurban ke beberapa wilayah, yakni 16 provinsi di Indonesia.

Sharianews.com, Jakarta ~ Ketua NU Care-Lazisnu, Achmad Sudrajat, melaporkan pendistribusian hewan kurban tahun 2019 menyasar 16 provinsi di Indonesia. Khususnya daerah terdampak bencana dan ke beberapa negara berbasis Islam yang memiliki hubungan dekat dengan Nahdlatul Ulama.

“Alhamdulillah, tahun ini kita bersama bisa mendistribusikan hewan kurban ke beberapa wilayah, yakni 16 provinsi Indonesia, khususnya ke daerah terdampak bencana seperti di Konawe Sulawesi Tenggara, Lombok NTB. Selain itu didistribusikan juga ke beberapa negara yang memiliki hubungan dekat dengan NU seperti Mesir, Sudan, Maroko, Tunisia, dan Bosnia,” papar Sudrajat, di sela pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di PBNU, Jakarta Pusat, Minggu (11/8).

Pria yang karib disapa Ajat ini juga menyampaikan jumlah sementara hewan kurban yang diterima Pengurus Pusat (PP) NU Care-LAZISNU mencapai 500 ekor kambing dan 90 ekor sapi.

“Ada sekitar 500 ekor kambing yang diterima, serta lebih dari 90 ekor sapi, yang dalam hal ini masih jumlah sementara. Karena masih ada hari tasyrik. Secara nasional hewan kurban yang diterima NU Care-Lazisnu se-Indonesia sekitar 3526, baik kambing maupun sapi. Seperti yang saya sampaikan tadi, disalurkan ke luar negeri dan daerah terdampak bencana, juga pesantren, majelis taklim, dan ranting-ranting NU. Target nasional kami menyentuh angka 15 juta penerima manfaat,” jelas Ajat.

Ajat menyampaikan terima kasih kepada para pekurban atas dukungan dan kontribusinya pada program kurban tahun 2019, dengan tema Nusantara Berqurban.

“Terima kasih kepada bapak-bapak dan ibu-ibu, para pekurban yang menyalurkan kurbannya melalui NU Care-Lazisnu untuk kami antarkan amanahnya kepada saudara-saudara yang berhak menerimanya. Insya Allah, ibadah kurbannya diterima Allah Swt dan memberikan keberkahan pada semuanya,” ucapnya

Sementara itu Ketua Panitia Kurban PP NU Care-Lazisnu, Hafidz Ismail, mengatakan penerimaan hewan kurban datang dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Presiden RI Joko Widodo, Panglima TNI, Kapolri, kementerian, BUMN, instansi media, perusahan, partai politik, artis, dan masyarakat umum.

“PP NU Care-LAZISNU alhamdulillah mendapatkan amanah dari Presiden RI Bapak Joko Widodo, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Tito Karnavian, Kemendikbud, Menteri Susi Pudjiastuti, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menhub Budi Karya, BUMN Hutama Karya, MNC Group, Bintang Toedjoe, Telkomsel, partai politik, artis Deddy Corbuzier, pengurus PBNU sendiri dan masyarakat umum,” ungkap Wakil Ketua PP NU Care-Lazisnu.

Pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di PBNU, kata Hafidz, hadir petugas kesehatan dari Kementan untuk mengecek kesehatan hewan dan daging kurban.

“Panitia kurban, alhamdulillah, kedatangan petugas kesehatan dari Kementan, untuk melihat daging yang layak konsumsi dan tidak layak konsumsi. Yang tidak layak tentu saja kita apkir, tidak kita salurkan ke masyarakat. Tujuannya tentu untuk kesehatan masyarakat, penerima daging kurban,” ujarnya.

Hafidz menambahkan, bahwa pembagian daging kurban kepada masyarakat tidak menggunakan kantong plastik melainkan menggunakan kantong ramah lingkungan yaitu telo bag. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo