Sabtu, 21 September 2019
22 Muḥarram 1441 H
Home / Keuangan / Kucurkan Rp 3,7 Miliar, BSM Luncurkan Program Desa Berdaya Sejahtera Mandiri
FOTO | Dok. republika.co.id
Untuk membantu upaya penguatan ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui pengembangan sumberdaya lokal (local resources), BSM meluncurkan program Desa Berdaya Sejahtera Mandiri.

Sharianews.com, Jakarta. Bank Syariah Mandiri (BSM) bersama Lembaga Amil Zakat (Laznas) BSM Umat meluncurkan program Desa Berdaya Sejahtera Mandiri yang merupakan salah satu bagian dari Bank Syariah Mandiri Intregated Social Action (BISA) di Desa Rejo Asri, Seputih Raman, Lampung Tengah.

Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa menyampaikan program ini merupakan salah satu pilot project implementasi Sustainable Finance Mandiri Syariah.

Desa Berdaya Sejahtera Mandiri sendiri adalah program yang dilakukan dalam upaya penguatan ekonomi, sosial dan lingkungan melalui pengembangan sumberdaya lokal (local resources).

"Desa Berdaya Sejahtera Mandiri juga merupakan salah satu kontribusi Mandiri Syariah sebagai upaya mendukung Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,"jelas Putu.

Pada tahun ini, Program Desa Berdaya Sejahtera Mandiri menyasar sektor pertanian dengan memberdayakan kelompok-kelompok tani melalui pengembangan klaster usaha agribisnis yakni hulu hilir.

Total Ada 100 orang petani sebagai pemetik manfaat atau mustahik di Desa Rejo Asri ini dengan luas lahan 25 hektar, dari total luas lahan pertanian di lokasi program seluas 670 hektar.

Total biaya yang dikeluarkan untuk program ini, sekitar Rp 3,7 miliar dengan jangka waktu selama 2 tahun.

Penguatan usaha pertanian yang akan dilakukan yaitu mengembangkan pola pertanian ramah lingkungan atau bisa dikatakan pertanian sehat, sebagai upaya menjaga sistem pertanian yang berkelanjutan.

Secara umum, konsep pertanian sehat terus didorong pengembangannya di seluruh dunia yang dilakukan melalui pendekatan Good Agricultural Practices (GAP).

Mengembangkan pertanian sehat

Secara mendasar konsep pertanian sehat merupakan sebuah proses dalam budidaya tanaman yang memprioritaskan pada penggunaan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, efisien  namun tetap dapat menjaga produktivitas serta kualitas hasil pertanian.

Sementara, Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza mengatakan khusus untuk penerapan  program ini, petani diarahkan untuk tidak menggunakan pestisida kimia namun diberikan solusi dengan penggunaan pestisida nabati atau Pesnab untuk pencegahan hama penyakit.

“Pestisida Nabati dibuat langsung oleh petani dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar lingkungan mereka,”ujarnya.

Selain itu, penggunaan pupuk juga lebih dioptimalkan penggunaan pupuk alami (organik), baik kompos maupun kotoran ternak yang telah difermentasi.

Mandiri Syariah terus berusaha menyelaraskan antara kepentingan ekonomi, sosial dan juga lingkungan hidup, sehingga mampu mendorong terciptanya pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Semoga keberadaan Desa Berdaya Sejahtera Mandiri ini memberi manfaat bagi petani. Dan apa yang kami lakukan menjadi berkah bagi negeri,"pungkas Putu. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Ahmad Kholil