Minggu, 24 Maret 2019
18 Rajab 1440 H
x
FOTO I Dok. Sharianews
Sosialisasi terhadap ekonomi syariah perlu terus dilakukan karena sampai sekarang masyarakat masih banyak yang belum paham

Sharianews.com, Yogyakarta ~ Potensi ekonomi syariah yang sudah merebak sejak 1992 sangat besar, tetapi belum tereksplorasi secara optimal sehingga hasilnya belum sesuai harapan. Salah satu langkah yang harus dilakukan adalah kolaborasi pada stakeholder ekonomi syariah agar tercipta sinergi yang kuat.

Merespon kondisi tersebut, Sharianews.com dan UGM (Universitas Gadjah Mada) yang diwakili oleh Sekolah Pascasarjana Lintas Disiplin dan PKEBS FEB (Pusat Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah Fakultas Ekoonomi dan Bisnis) UGM menjalin kerjasama untuk sosialisasi dan pengembangan ekonomi syariah di tanah air.

‘’Kerjasama ini merupakan bentuk kepedulian kita dalam berpartisipasi mengembangkan ekonomi syariah yang memiliki potensi sangat besar,’’ kata Dekan Sekolah Pascasarjana Lintas Disiplin Prof Siti Malkhamah saat penandatanganan kesepakatan kerjasama di kampus UGM Yogyakarta (10/12/2018).

Kerjasama yang disepakati pada tahap awal adalah berupa penulitas artikel, dan nantinya pada tahap berikutnya bisa berupa kegiatan bersama dalam bentuk yang lain. Dari pihak Pascasarjana kesepakatan ditandatangani oleh Prof Siti, dari PKEBS oleh Ahmad Akbar, dan dari Sharianews oleh Anif Punto Utomo.

Sekolah Pascasarjana dan PKEBS akan berkontribusi tulisan sebanyak dua kali sepekan secara bergantian yang dimuat di kanal ‘Halal Insight’ yang disediakan khusus di Sharianews.com.

‘’Saya lihat Sharianews.com merupakan portal ekonomi, keuangan, dan gaya hidup terbesar di Indonesia, kita berharap kerjasama ini bisa memberikan kontribusi nyata kepada perkembangan ekonomi Islam,’’ kata Ahmad Akbar Susamto, ketua PKEBS.

Pascasarjana Lintas Disiplin sejauh ini merespon perkembangan ekonomi syariah dengan mendirikan Program Studi S2 dan S3 Agama dan Lintas Budaya Minat Studi Ekonomi Islam dan Industri Halal.  Sementara PKEBS merupakan pusat kajian yang membahas tentang isu-isu ekonomi dan keuangan Islam yang berada di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Menurut Siti, sosialisasi terhadap ekonomi syariah perlu terus dilakukan karena sampai sekarang masyarakat masih banyak yang belum paham. Sejauh ini yang banyak dipahami oleh masyarakat tentang ekonomi syariah barulah perbankan. Padahal seluruh aspek kehidupan ekonomi itu terkait dengan ekonomi syariah.

Sosialisasi masif menurutnya perlu dilakukan mengingat negara tetangga, Malaysia, sudah jauh meninggalkan Indonesia. Padahal jika dilihat dari potensinya, Indonesia jauh di atas Malaysia.

Di sisi lain Akbar melihat bahwa pembahasan ekonomi syariah memiliki varian yang sangat luas. Karena itu nanti dalam penulisan tidak hanya akan berkutat pada masalah ekonomi, keuangan, perbankan dan lain-lainnya yang banyak dibahas tetapi juga masalah kehalalan dalam kehidupan [email protected]

Achi Hartoyo