Kamis, 6 Agustus 2020
17 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Keuangan / KNKS Jalin Kerja Sama dengan FEB UI Kembangkan Ekonomi Syariah
FOTO I Dok. KNKS
Sutan Emir Hidayat, Direktur Pendidikan dan Riset KNKS, mengapresiasi dukungan UI terhadap KNKS secara keseluruhan

Sharianews, Depok ~ Bertempat di Gedung Dekanat, Depok , Selasa (04/02), Wakil Dekan I Bidang Pendidikan, Penelitian dan Kemahasiswaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (FEB UI) menerima kunjungan Direktur Bidang Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah KNKS. 

Dalam kesempatan ini , Sutan Emir Hidayat, Direktur Pendidikan dan Riset KNKS, mengapresiasi dukungan UI terhadap KNKS secara keseluruhan. “Pada tahun 2019 KNKS dan UI telah menjalankan program strategis penyusunan acuan kurikulum prodi S1 ekonomi syariah yang memberikan manfaat bagi banyak pihak dan diharapkan ke depannya kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar Emir.

Melalui pertemuan tersebut, KNKS turut membahas berbagai program terkait pengembangan pendidikan dan riset ekonomi syariah yang dapat bersinergi dengan UI. Di antaranya program penyusunan Grand Desain Kurikulum Ekonomi Syariah, penyelarasan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor ekonomi dan keuangan syariah, dan penyelarasan Kerangka Materi Ekonomi Syariah di jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Selain itu, KNKS juga akan melaksanakan program penyelarasan riset ekonomi syariah sesuai dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) dan Prioritas Riset Nasional (PRN), Laporan Perkembangan Ekonomi Syariah, serta Pusat Data Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Wakil Dekan 1 FEB UI Teguh Dartanto menanggapi positif atas inisiasi program-program KNKS. "Saya berharap ke depannya akan ada banyak kerja sama antara KNKS dan UI untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM)," ujar Teguh.

Teguh Dartanto mengungkapkan bahwa UI siap mengadopsi kegiatan kuliah kerja nyata tematik (KKN-T). Buku panduan yang disusun oleh KNKS dapat menjadi pedoman bagi UI melaksanakan KKN-T sebagai bentuk implementasi kebijakan merdeka belajar yakni hak belajar tiga semester di luar program studi.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Rahmatina (Kepala Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah), Arief Wibisono (Ketua Departemen Manajemen), Tika Arundina (Ketua Program Studi S1 Ilmu Ekonomi Islam)  dan Kenny Devita (Staf Tenaga Pendidik). (*)

 

Achi Hartoyo

Tags: