Minggu, 20 Oktober 2019
21 Ṣafar 1441 H
FOTO I Dok. Ahmad Arif Sharianews.com
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan KNKS mentandatangani beberapa nota kesepahaman antara KNKS dengan berbagai lembaga yang mendukung pengembangan ekonomi syariah Indonesia.

Sharianews, Jakarta ~ Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) melakukan kerja sama dengan dua platform digital marketplace, yakni Bukalapak dan Tokopedia.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan KNKS mentandatangani beberapa nota kesepahaman antara KNKS dengan berbagai lembaga yang mendukung pengembangan ekonomi syariah Indonesia.

"Agenda nota kesepahaman tersebut ialah pengembangan marketplace halal dan produk keuangan syariah melalui platform digital marketplace yang ditandatangani dua Unicorn Indonesia, yaitu Bukalapak dan Tokopedia,” jelas Bambang, di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Selasa (14/5)

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengarah KNKS ini menambahkan melalui platform digital ini dapat mendorong jasa atau produk melalui media daring, baik makanan, teknologi informasi, atau pun wisata halal.

KNKS bersama Bukalapak dan Tokopedia berkomitmen mewujudkan konsep marketplace yang dapat mengakomodasi kebutuhan umat Muslim di Indonesia. Pengguna dapat lebih mudah mencari dan mengidentifikasi produk-produk dengan nomor sertifikasi halal.

Tidak hanya itu, nantinya pengguna juga dapat lebih mudah untuk melakukan investasi pada instrumen syariah seperti reksadana syariah meialui platform e-commerce.

"KNKS ingin bersama-sama membangun ekosistem e-commerce yang mendukung penjualan produk-produk halal melalui platform digital marketplace. Hal ini dimulai dengan mengajak marketplace yang sudah ada saat ini, yaitu Bukalapak dan Tokopedia untuk menghadirkan produk-produk halal dan produk keuangan syariah di masing-masing e-commerce, " jelas Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNKS Afdhal Aliasar.

Lebih lanjut, Afdhal mengungkapkan harapan ke depannya akan lebih banyak lagi pemain e-commerce yang turut bergabung dalam ekosistem ini.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut, dilakukan seusai peluncuran Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024.


MEKSI 2019-2024 diluncurkan untuk menjawab tantangan sekaligus menyusun peta jalan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia guna mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pengembangan ekonomi syariah harus melibatkan berbagai sektor lainnya sebagai suatu integrasi sistem ekonomi berlandaskan syariah agar pertumbuhan yang berlangsung pada sektor keuangan syariah memiliki dampak langsung dan signifikan pada pertumbuhan di sektor riil, yang secara fundamental menjadi fokus utama dalam sistem ekonomi Islam.

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo