Senin, 27 Mei 2019
23 Ramadan 1440 H
Home / Keuangan / KNKS Dukung Prudential Gali Potensi Wakaf di Indonesia Rp180 Triliun
”Menurut Badan Wakaf Indonesia (BWI), tanah seluas 2.700 kilometer persegi di lebih dari 366 ribu lokasi telah masyarakat wakafkan. Sedangkan potensi wakaf tunai diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahun,” jelas Afdhal.

Sharianews.com, Jakarta ~ Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menyambut baik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) atas peluncuran Program Wakaf dari PRUsyariah, karena program ini akan turut menggali potensi wakaf di Indonesia yang sedemikian besar. Demikian disampaikan Afdhal Aliasar, Direktur Bidang Promosi dan Hubungan Eksternal KNKS.

Ia mengatakan manfaat dan keutamaan wakaf juga harus terus disosialisasikan sehingga masyarakat bisa menyalurkan dermanya dengan lebih tepat guna.

Prudential Indonesia meluncurkan Program Wakaf dari PRUsyariah yang menawarkan pilihan bagi nasabah dan calon nasabah dalam menyalurkan wakaf.

”Menurut Badan Wakaf Indonesia (BWI), tanah seluas 2.700 kilometer persegi di lebih dari 366 ribu lokasi telah masyarakat wakafkan. Sedangkan potensi wakaf tunai diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahun,” jelas Afdhal, melalui keterangan resmi Prudential Indonesia kepada Sharianews.com, Kamis (7/1).

Sementara itu, Irfan Syauqi Beik, Pengamat Ekonomi Syariah, mengatakan wakaf umumnya digunakan untuk membangun fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan rumah sakit.

Selama fasilitas tersebut dimanfaatkan, pahala wakaf tidak terputus. Kini, wakaf juga dapat berupa uang  atau cash waqf, seperti melalui manfaat asuransi dan manfaat investasi dari polis asuransi jiwa syariah.

“Pengelolaan dana wakaf secara profesional sangat penting untuk memastikan nilai harta wakaf tetap terjaga dan hasil usaha wakaf terus memberikan manfaat bagi masyarakat.” ujar Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Syariah, Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor tersebut.

Oleh karena itu, Prudential Indonesia bermitra dengan tiga lembaga wakaf atau nazir yang terpercaya, yaitu Dompet Dhuafa, iWakaf dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI). Nasabah dapat memilih nazir di antara ketiga lembaga tersebut.

Program Wakaf Prudential Indonesia fokus kepada kemudahan nasabah dalam menyalurkan wakaf asuransinya. Sejalan dengan slogan ‘Selalu Berbagi, Selamanya Berarti’ yang mengajak untuk terus berderma demi manfaat yang abadi, program ini menjadi bagian dari komitmen Prudential Indonesia untuk turut mengatasi tantangan sosial ekonomi Indonesia saat ini

Bagi nasabah yang sudah memiliki polis asuransi unit link Prudential, mereka dapat mewakafkan hingga 95 persen dari manfaat asuransi dengan membeli polis asuransi syariah baru. Sedangkan nasabah baru dapat mewakafkan hingga 45 persen dari manfaat asuransinya.

Prudential Indonesia telah memberikan pelatihan tentang wakaf ke lebih dari 9 ribu tenaga pemasar Prudential dan masyarakat sejak 17 sampai 28 Januari 2019. Kegiatan ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Sosialisasi Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak.” (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo