Senin, 20 Mei 2019
16 Ramadan 1440 H
Home / Keuangan / KNKS Dorong Adanya Database Wakaf Nasional
FOTO I Dok. tabung wakaf
"Jadi mari mulai hari ini berdiskusi untuk waktu yang lebih cepat,  bersama-sama membangun database nasional," jelas Ventje, saat acara Indonesia Wakaf Summit 2019 bertajuk wakaf 4.0 Transformasi Wakaf Produktif di Era Digital

Sharianews.com, Jakarta ~ Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) mendorong adanya database wakaf nasional. Hal ini sangat penting untuk pemanfaatan wakaf yang terintegrasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif KNKS, Ventje Raharjo Soedigno. Ia mengatakan KNKS mendengar adanya sensus yang mencatat aset-aset wakaf di seluruh Indonesia. Namun, bila menunggu membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Jadi mari mulai hari ini berdiskusi untuk waktu yang lebih cepat,  bersama-sama membangun database nasional," jelas Ventje, saat acara Indonesia Wakaf Summit 2019 bertajuk wakaf 4.0 Transformasi Wakaf Produktif di Era Digital: Mengoptimalkan Kapital Halal, di Sari Pacific, Jakarta, Selasa (5/3).

Dalam acara yang diselenggarakan Dompet Dhuafa, Ventje menegaskan database wakaf nasional menjadi penting, karena tanpa adanya database tersebut, fungsi strategis pemanfaatannya menjadi tidak terintegrasi.

"Jadi mungkin dalam waktu dekat, kita akan bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia, Dompet Dhuafa, mungkin juga Kementerian Agama untuk melihat dalam waktu dekat bagaimana kita membangun ide ini, " terang Ventje.

Lebih lanjut Venue juga mengharapkan wakaf yang lebih modern, lebih profesional yang mengarah ke aset manajemen company yang lebih kuat.

Pemerintah saat ini mempunyai Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Ke depannya wakaf diharapkan wakaf mempunyai lembaga yang setara dengan itu.

Dengan suatu kesatuan, melalui database wakaf yang kuat ditambah pengelolaan aset umat secara kuat seperti LMAN khusus aset wakaf, akan menjadi lebih berkembang. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: