Sabtu, 8 Agustus 2020
19 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Ekbis / KNEKS Dorong Riset Pangan dan Sosial Humaniora
Foto dok. Lukas/Pexels
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mendorong terciptanya link and match antar pemangku kebijakan dengan industri ekonomi dan keuangan syariah lewat riset.

Sharianews.com, Jakarta - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mendorong terciptanya link and match antar pemangku kebijakan dengan industri ekonomi dan keuangan syariah lewat riset.

Maka dari itu, menurut Direktur Bidang Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah Sutan Emir Hidayat diperlukan penentuan tema-tema riset strategis yang dapat mendukung pertumbuhan industri ekonomi syariah, selaras dengan misi pembangunan nasional

Emir mengungkapkan dari analisis KNEKS yang masih terus berjalan, sementara ini ditemukan dua tema yang bisa dijadikan fokus riset adalah terkait pangan dan sosial humaniora.

Tema itu didapat dari penyelerasan antara tema riset ekonomi dan keuangan syariah dengan Prioritas Riset Nasional (PRN) dari sembilan bidang riset Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045, yang kemudian fokus bidang tersebut diturunkan untuk tahun 2020-2024. Dari situlah didapatkan tema riset pangan dan sosial humaniora.

“Ini sangat selaras dengan riset ekonomi dan keuangan syariah, pangan dan sosial humaniora,” ujar Emir, dalam acara Tata Kelola Jurnal dan Penulisan Artikel Ilmiah yang diselenggarakan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam (P3EI), Selasa (7/7).

Dari tema pangan, Emir menjelaskan, berkaitan dengan riset bahan substitusi non halal berbasis lokal (non-impor). Contohnya, dari segi perasa dan pewarna makanan. Sebagian diperkirakan masih impor dan belum ada sertifikasi halalnya.

Lalu, bisa memunculkan obat berbahan gelatin halal yang tidak perlu impor. Telebih dari pandemi Covid-19 menunjukan pentingnya ketahanan pangan dalam negeri. Untuk itu, riset ini perlu didukung.

Sementara itu, Emir menambahkan, tema sosial humaniora berkaitan dengan dana sosial keagamaan, keuangan indklusif, dan ekonomi digital. “Pada pandemi ini juga menunjukan ekonomi digital berperan penting agar perekonomian negara semakin berjalan,” terangnya.

Diharapkan dengan dua tema riset ini, dapat diserap industri dan bisa dijadikan acuan dalam pembuatan kebijakan.

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: