Kamis, 24 September 2020
07 Ṣafar 1442 H
Home / Ekbis / KNEKS dan BI Adakan Lomba Brand Ekonomi Syariah, Hadiahnya Rp125 Juta
Logo KNEKS
Batas pengumpulan karya hingga 27 September 2020

Sharianews.com, Jakarta - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama Bank Indonesia mengadakan lomba Brand Ekonomi Syariah. Tidak tanggung-tanggung hadiahnya mencapai Rp125 juta untuk satu orang pemenang.

Pembukaan pendaftaran lomba dibuka sejak 25 Agustus 2020 dan batas pengumpulan karya hingga 27 September 2020. Kemudian, pengumuman pemenang akan disampaikan pada 16 Oktober 2020.

Para peserta yang mengikuti lomba bisa mengumpulkan karyanya maksimal tiga karya per peserta.  Hingga 16 September 2020 ini, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Manajemen Eksekutif KNEKS Sutan Emir Hidayat menyampaikan sudah ada 110 karya dari 105 peserta yang terkumpul.

Emir menjelaskan, memiliki brand ekonomi syariah merupakan hal yang penting, mengingat Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia. Selain itu, potensi untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk industri halal sangat besar.

“Supaya memaksimalkan potensi ini diperlukan sebuah brand ekonomi syariah yang dapat menyatukan seluruh pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah yang ada di Tanah Air,” tutur Emir, dalam acara media briefing, Rabu (16/09).

Oleh karena itu, KNEKS dan BI merasa perlu mengadakan kompetisi Brand Ekonomi Syariah Hasil dari lomba ini diharapkan dapat membantu mencapai visi ekonomi syariah Indonesia.

Alasan lain diadakan lomba ini berkaitan dengan literasi. Berkaca dari data yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) literasi tentang keuangan komersial syariah, jikda dibandingkan dengan konvensional masih jauh tertinggal.

Literasi keuangan syariah naik hanya sedikit di 2019. Dari 8,1 persen di 2018 menjadi 8,93 persen di 2019. Sedangkan keuangan konvensional sudah mencapai 38 persen.

Untuk itulah lomba Brand Ekonomi Syariah ini diadakan. Sebagai cara meningkatkan literasi keuangan syariah.

Rep. Aldiansyah Nurrahman